Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sasar Nelayan dan Petani, SPBU Mandalika di Lombok Tengah Kini Jual Solar Bersubsidi

Kompas.com - 20/01/2023, 18:52 WIB
Idham Khalid,
Krisiandi

Tim Redaksi

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - SPBU The Mandalika 54.835.14 kini menyediakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk para nelayan dan petani yang berada di sekitar Lombok Tengah, khususnya yang berada di pesisir selatan.

Di bawah kepemilikan PT ITDC Nusantara Utilitas SPBU the Mandalika mendapatkan kuota volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Solar untuk Tahun 2023 sebesar 2.989 kiloliter (KL)

"Kami akan terus mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan untuk mendapatkan solar subsidi melalui PT ITC Nusantara Utilitas," kata Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka usai meresmikan BBM Solar Subsidi, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Warga di Merauke Terciduk Timbun 3 Ton Solar

Troy memastikan, nelayan dan petani hanya tinggal menunjukkan kartu identitasnya untuk bisa membeli solar bersubsidi menggunakan jerikan.

"Kami juga memastikan pendistribusian begitu mudah dilakukan untuk masyarakat, dan akan mematuhi segala perturan pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM Subsidi ini," kata dia.

Troy juga juga memastikan para petugas di SPBU the Mandalika akan mendistribusikan ke konsumen yang layak sesuai peraturan Perpres Nomor 1 tahun 1991.

Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri mengungkapkan ada 3.500 nelayan sepanjang bibir pantai selatan yang nantinya akan menikmati BBM Solar bersubsidi ini.

Baca juga: Praktik Penimbunan Solar Bersubsidi di Kota Semarang Dibongkar, 10 Orang Diamankan

"Tentu ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup baik karena harga BBM ini cukup terjangkau oleh mereka sekitar Rp 6.800 rupiah," kata Pathul.

Disampaikan Pathul,Pemkab Lombok Tengah akan mengeluarkan surat rekomendasi bagi nelayan dan petani yang dinilai berhak membeli BBM bersubsidi. Itu dilakuan agar penjualan BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Ada regulasi, takut juga nanti ada orang setengah kaya datang untuk membeli minyak. Ada yang surat yang harus ditunjukkan untuk membeli BBM. Pemerintah memang menghadirkan sistem inovasi supaya tidak terjadi pelanggaran, tapi ada saja celah, dan celah itu harus kita awasi bersama," kata Pathul.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Marinir Gadungan Tipu Mahasiswi di Lampung, Korban Diajak Menikah hingga Rugi Rp 2,8 Juta

Marinir Gadungan Tipu Mahasiswi di Lampung, Korban Diajak Menikah hingga Rugi Rp 2,8 Juta

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Buntut Pencemaran Laut, DKP Jateng Pastikan Tambak Udang di Karimunjawa Ditutup Tahun Ini

Buntut Pencemaran Laut, DKP Jateng Pastikan Tambak Udang di Karimunjawa Ditutup Tahun Ini

Regional
Kronologi 3 Pria di Demak Paksa Bocah 13 Tahun Berhubungan Badan dengan Pacar, Direkam lalu Diperkosa

Kronologi 3 Pria di Demak Paksa Bocah 13 Tahun Berhubungan Badan dengan Pacar, Direkam lalu Diperkosa

Regional
[POPULER REGIONAL] Polemik Jam Operasional Warung Madura | Cerita di Balik Doa Ibu Pratama Arhan

[POPULER REGIONAL] Polemik Jam Operasional Warung Madura | Cerita di Balik Doa Ibu Pratama Arhan

Regional
Sebelum Lawan Korsel, Arhan Pratama Sempat 'Video Call' Ibunda

Sebelum Lawan Korsel, Arhan Pratama Sempat "Video Call" Ibunda

Regional
Akhir Pelarian Renternir yang Balik Nama Sertifikat Tanah Peminjamnya untuk Agunan Bank

Akhir Pelarian Renternir yang Balik Nama Sertifikat Tanah Peminjamnya untuk Agunan Bank

Regional
Korsleting Genset, Kapal Nelayan di Bangka Terbakar dan Karam, 5 ABK Lompat ke Laut

Korsleting Genset, Kapal Nelayan di Bangka Terbakar dan Karam, 5 ABK Lompat ke Laut

Regional
Kenal di Facebook, Bocah SMP Dibawa Kabur Seorang Pemuda, Berkali-kali Dilecehkan dan Diajak Ngamen

Kenal di Facebook, Bocah SMP Dibawa Kabur Seorang Pemuda, Berkali-kali Dilecehkan dan Diajak Ngamen

Regional
Gali Tanah untuk Bangun Rumah, Seorang Pekerja Temukan Mortir

Gali Tanah untuk Bangun Rumah, Seorang Pekerja Temukan Mortir

Regional
Serunya Nonton Indonesia Vs Korsel di Pasar Pagi, Pedagang Fokus ke Jualan dan Sepak Bola

Serunya Nonton Indonesia Vs Korsel di Pasar Pagi, Pedagang Fokus ke Jualan dan Sepak Bola

Regional
Kecewa Tuntutan Turunkan UKT Belum Terpenuhi, Mahasiswa Unsoed Lepas Jaket Almamater

Kecewa Tuntutan Turunkan UKT Belum Terpenuhi, Mahasiswa Unsoed Lepas Jaket Almamater

Regional
Polda Aceh Tangkap 2 Pembawa Gading Gajah di Pidie

Polda Aceh Tangkap 2 Pembawa Gading Gajah di Pidie

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com