Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkot Semarang Buat Kartu BRT Huruf Braille untuk Disabilitas, Diklaim Pertama di Indonesia

Kompas.com - 22/08/2022, 16:45 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang meluncurkan kartu Bus Rapid Transit (BRT) dengan huruf braille yang diklaim pertama kali di Indonesia.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang Hendrik Setiawan mengatakan, peluncuran kartu BRT dengan huruf braille merupakan respon pemerintah untuk kelompok disabilitas.

"Kita mengklaim bahwa kartu BRT dengan huruf braille yang diluncurkan di ibu kota provinsi Jawa Tengah merupakan yang pertama di Indonesia," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2022).

Baca juga: BRT Trans Semarang Koridor Terminal Mangkang-Simpang 5 Akan Beroperasi hingga Malam

Dia berharap, layanan BRT seperti kartu BRT dengan huruf braille bisa meningkatkan layanan publik bagi warga Kota Semarang dan para wisatawan.

"Ini untuk mendorong Kota Semarang menjadi kota yang lebih ramah pada kelompok disabilitas," tambahnya.

Selain itu, Kartu BRT Trans Semarang khusus penyandang disabilitas merupakan program keberlanjutan pasca-ditetapkannya tarif khusus Rp 1.000 bagi penyandang disabilitas.

"Sesuai Peraturan Wali Kota Semarang nomor 17 tahun 2021, tarif khusus untuk penyadang disabilitas sudah diberlakukan sejak setahun yang lalu. Dan kami merasa perlu untuk menguatkannya lagi dengan kartu khusus ini," tegas Hendrik.

Baca juga: Mulai 8 Juni 2021, Naik BRT Trans Semarang Bisa Bayar Pakai Botol Plastik

Sedangkan untuk masyarakat penyandang disabilitas yang belum memiliki kartu tersebut, bisa mendapatkannya di titik-titk keberangkatan masing-masing koridor BRT Trans Semarang, Kantor Kelurahan setempat, atau melalui Dinas Sosial Kota Semarang.

"Namun apabila tidak bisa mengambil di tempat yang sudah ditentukan, kami juga akan mengantarkan kartu tersebut ke rumah yang bersangkutan di wilayah Kota Semarang," ucapnya Hendrik.

Selain kartu BRT dengan huruf braille, pegawai BRT Trans Semarang yang bertugas juga telah dibekali dengan kemampuan berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

"Untuk infrastruktur shelter dan halte BRT Trans Semarang juga telah ditingkatkan untuk bisa dilalui oleh pengguna kursi roda," imbuhnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com