Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Sumur Banten Dirasakan Warga Bandung: 3 Detik, tapi Terasa Lama

Kompas.com - 14/01/2022, 16:45 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Sejumlah warga Kota Bandung sempat merasakan gempa bumi pada Jumat (14/1/2022).

Pantauan Tribun di kawasan Antapani, warga sempat keluar rumah.

"Saya keluar rumah untuk memastikan apakah ada gempa atau tidak," kata Diah (55) warga Kelurahan Antapani Tengah Kota Bandung.

Ia mengatakan, saat gempa terjadi, di sedang bersama cucunya nonton TV di lantai dua rumahnya. Tiba-tiba, dia merasakan rumahnya bergoyang.

Baca juga: Gempa M 6,7 Sumur Banten Terasa hingga Tasikmalaya, Warga Panik

"Saya bawa cucu ke luar rumah takutnya makin membesar, soalnya saat dirasakan, ada sekitar 3 detik tapi terasa lama, makanya buru-buru keluar," kata dia.

Hal senada dikatakan M Resa (25). Saat gempa terjadi, dia sedang duduk di kursi di dalam rumahnya dan melihat air minum di galon bergoyang.

"Awalnya ngerasa kok goyang, saat lihat air galon ikut goyang, buru-buru keluar. Rasanya sekira 2 detik," kata dia.

Hal senada dikatakan Tari (35) warga Jalan Setiabudi Kota Bandung. Dia merasakan rumahnya bergoyang beberapa saat, namun terasa lama.

"Iya kerasa banget, sekitar 3 detikan tapi terasa begitu lama, saya langsung ke luar rumah," kata Tari, via ponselnya.

Mengutip akun Twitter resmi BMKG, gempa terjadi di kedalaman 10 km, pukul 16:05:41 WIB, dengan koordinat: 7.01 LS-105.26 BT (52 km BaratDaya SUMUR- BANTEN).

BMKG mengonfirmasi bahwa gempa tidak berpotensi tsunami

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Gempa Bumi Terasa di Kota Bandung, Warga Keluar Rumah: Terasa 3 Detik Tapi Seperti Lama

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kesaksian Penumpang KM Bukit Raya Saat Kapal Terbakar, Sempat Disebut Ada Latihan

Kesaksian Penumpang KM Bukit Raya Saat Kapal Terbakar, Sempat Disebut Ada Latihan

Regional
Irjen Pol Purn Johni Asadoma Mendaftar sebagai Calon Gubernur NTT ke PAN

Irjen Pol Purn Johni Asadoma Mendaftar sebagai Calon Gubernur NTT ke PAN

Regional
Jadi Bandara Domestik, SMB II Palembang Tetap Layani Penerbangan ke Jeddah dan Mekkah

Jadi Bandara Domestik, SMB II Palembang Tetap Layani Penerbangan ke Jeddah dan Mekkah

Regional
Mahasiswa di Ambon Tewas Gantung Diri, Diduga karena Masalah Asmara

Mahasiswa di Ambon Tewas Gantung Diri, Diduga karena Masalah Asmara

Regional
Cabuli Anak Tiri Saat Istri Tak di Rumah, Pria di Agam Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Tiri Saat Istri Tak di Rumah, Pria di Agam Ditangkap Polisi

Regional
BPBD Minta Warga Lebak Waspadai Hujan Lebat di Malam Hari

BPBD Minta Warga Lebak Waspadai Hujan Lebat di Malam Hari

Regional
Napak Tilas 2 Abad Traktat London, BI Pamerkan Uang Kuno

Napak Tilas 2 Abad Traktat London, BI Pamerkan Uang Kuno

Regional
2 Pembeli Cula Badak Taman Nasional Ujung Kulon Ditangkap

2 Pembeli Cula Badak Taman Nasional Ujung Kulon Ditangkap

Regional
Aniaya 2 'Debt Collector', Aiptu FN Sudah Jadi Tersangka

Aniaya 2 "Debt Collector", Aiptu FN Sudah Jadi Tersangka

Regional
Kunci di Balik Kegigihaan Ernando Ari, Ada Doa Ibu yang Tak Pernah Padam

Kunci di Balik Kegigihaan Ernando Ari, Ada Doa Ibu yang Tak Pernah Padam

Regional
Karyawan Warung Bakso di Semarang Perkosa Rekan Kerjanya, Pelaku: Saya Nafsu

Karyawan Warung Bakso di Semarang Perkosa Rekan Kerjanya, Pelaku: Saya Nafsu

Regional
Cerita Pilu Kasus Adik Aniaya Kakak di Klaten, Ibu yang Sakit Stroke Tak Tahu Anaknya Tewas

Cerita Pilu Kasus Adik Aniaya Kakak di Klaten, Ibu yang Sakit Stroke Tak Tahu Anaknya Tewas

Regional
Tolak Kenaikan UKT, Ratusan Mahasiswa Unsoed Geruduk Rektorat

Tolak Kenaikan UKT, Ratusan Mahasiswa Unsoed Geruduk Rektorat

Regional
Tanggapan RSUD Ulin Banjarmasin Usai Dilaporkan atas Kasus Malapraktik

Tanggapan RSUD Ulin Banjarmasin Usai Dilaporkan atas Kasus Malapraktik

Regional
Soal Iuran Dana Pariwisata di Tiket Pesawat, Sandiaga Uno: Tak Akan Ada Tindak Lanjut

Soal Iuran Dana Pariwisata di Tiket Pesawat, Sandiaga Uno: Tak Akan Ada Tindak Lanjut

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com