Perkosa Anak Kandung, Seorang Buruh Bangunan Ditangkap Polisi - Kompas.com

Perkosa Anak Kandung, Seorang Buruh Bangunan Ditangkap Polisi

Kompas.com - 15/02/2018, 21:02 WIB
MG, seorang buruh bangunan di Ambon, Kamis (15/2/2018), dijebloskan ke sel tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease karena memerkosa putri kandungnya sendiri.Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty MG, seorang buruh bangunan di Ambon, Kamis (15/2/2018), dijebloskan ke sel tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease karena memerkosa putri kandungnya sendiri.

AMBON, KOMPAS.com - Seorang ayah di Kota Ambon berinisial MG (40) tega memerkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

Ironisnya, perbuatan bejat pelaku ini tidak hanya sekali, tetapi telah berulang kali. Terakhir, pelaku yang keseharian bekerja sebagai buruh bangunan ini memerkosa AG, putri kandungnya yang masih duduk di bangku SMP itu, pada Minggu (10/2/2018).

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Teddy mengatakan, dari keterangan yang didapat, pelaku telah memerkosa korban sebanyak tiga kali di tempat tinggalnya di kawasan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon.

“Korban ini telah diperkosa ayahnya sebanyak tiga kali,” kata Teddy kepada wartawan di Markas Polres Pulau Ambon, Kamis (15/2/2018).

Dia menjelaskan, kejadian tersebut akhirnya diketahui oleh ibu korban setelah korban yang tidak tahan lagi dengan kelakuan ayahnya itu mengadu kepada ibunya yang saat ini telah memilih tinggal sendiri.

Baca juga: Berkedok Obati Gangguan Makhluk Gaib, Dwi Agus Perkosa Korbannya

“Sehari setelah kejadian itu, korban menghubungi ibunya. Namun, karena cuaca sedang hujan, keduanya bertemu keesokan harinya,” ucap Teddy.

Setelah bertemu, lanjut Teddy, korban kemudian menceritakan semua perbuatan pelaku yang telah memerkosanya itu kepada ibunya. Sang ibu yang tidak terima kemudian mendatangi kantor Polres Pulau Ambon pada Kamis kemarin untuk melaporkan perbuatan bejat mantan suaminya itu.

“Kami langsung bergerak menangkap pelaku di rumahnya. Pelaku kami tangkap tadi malam, dan saat ini masih kami periksa,” ujarnya.

Jika terbukti bersalah memerkosa anak kandungnya sendiri, maka pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca juga: Pulang Melaut, Seorang Ayah Perkosa Putrinya yang Sedang Tidur

Kompas TV Seorang siswi di Bekasi, Jawa Barat diperkosa oleh tiga orang secara bergiliran.


Komentar

Close Ads X