Ratusan Kios di Jalur Puncak-Cianjur Segera Dibongkar - Kompas.com

Ratusan Kios di Jalur Puncak-Cianjur Segera Dibongkar

Kompas.com - 10/10/2017, 20:15 WIB
Sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Bogor merobohkan salah satu lapak PKL di Jalan Raya Puncak, Selasa (5/9/2017).Ramdhan Triyadi Bempah / KOMPAS.com Sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Bogor merobohkan salah satu lapak PKL di Jalan Raya Puncak, Selasa (5/9/2017).

CIANJUR, KOMPAS.com - Ratusan kios di sepanjang Jalur Cianjur-Puncak akan dibongkar oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, penertiban tersebut dilakukan untuk memperindah dan menghilangkan kesan kumuh dan liar dengan keberadaan kios di sepanjang jalur tersebut. Selain itu, pemerintah pusat ingin melakukan pelebaran jalan di kawasan tersebut.

"Pemberitahuan dan peringatan sudah dilayangkan sejak jauh hari, kalau ada yang membandel akan ditindak tegas. Selama ini keberadaan kios tersebut tidak berizin. Kalau ada yang berdalih membayar sejumlah uang pada pejabat, itu tidak benar," katanya, Selasa (10/10/2017).

Pemkab Cianjur menantang pedagang, jika bisa menunjukkan bukti adanya oknum yang mengatasnamakan pemkab dan memperbolehkan membangun kios di area terlarang, maka akan segera ditindaklanjuti.

"Kalau ada bukti atas keterlibatan oknum pejabat di lingkungan manapun, akan segera kita tindak tegas karena selama ini tidak ada izin mendirikan bangunan di sepanjang jalan tersebut," katanya.

(Baca juga: Pelebaran Jalan, Lapak PKL di Jalur Puncak Dirobohkan)

Puluhan pemilik kios di sepanjang Jalur Cianjur-Puncak mengatakan, selama ini mereka berjualan atas izin dari pejabat di dinas terkait yang memungut biaya hingga Rp 4 juta dan retribusi sebesar Rp 150.000 setiap bulannya.

"Rata-rata sudah tahunan yang membuka usaha di pinggir jalan ini. Kami membayar sejumlah uang, terakhir kami membayar retribusi Rp 150.000 pada bulan Desember dan uang pemutihan tempat Rp 500.000," kata Ijang (56), pemilik kios di Jalan Raya Cugenang.

Dia menjelaskan, setelah sembilan tahun berjualan di pinggir jalan itu, ketenangan mereka berjualan terganggu dengan surat peringatan dari Satpol PP Cianjur yang akan membongkar langsung kios yang masih membandel jika surat peringatan pertama, kedua dan ketiga tidak diindahkan.

"Kalau memang harus ditutup harapan kami ada relokasi dari pemerintah daerah karena selama ini kami membayar sejumlah uang termasuk retribusi. Untuk saat ini kami memundurkan lokasi kios agak ke belakang dengan harapan tidak menganggu sempadan jalan," katanya.

 

Kompas TV Kronologi Kecelakaan di Jalur Puncak Cipanas

EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM