Pelebaran Jalan, Lapak PKL di Jalur Puncak Dirobohkan

Kompas.com - 05/09/2017, 16:42 WIB
Sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Bogor merobohkan salah satu lapak PKL di Jalan Raya Puncak, Selasa (5/9/2017). Ramdhan Triyadi Bempah / KOMPAS.comSejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Bogor merobohkan salah satu lapak PKL di Jalan Raya Puncak, Selasa (5/9/2017).
|
EditorFarid Assifa

BOGOR, KOMPAS.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor membongkar 539 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/9/2017).

Penertiban PKL itu dilakukan menyusul rencana pemerintahan pusat yang akan melakukan pelebaran jalan di jalur Puncak untuk memapas kemacetan. Nantinya, jalan akan dilebarkan sepanjang 4 meter dari lebar yang ada saat ini.

Kepala Bidang Pemeriksaan dan Pembinaan Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan, pembongkaran ratusan lapak PKL tersebut dimulai dari simpang Taman Safari Indonesia di Cisarua sampai dengan simpang Gadog Ciawi.

Agus menjelaskan, pembongkaran tersebut dibagi menjadi tiga tahap. Rencananya, akhir September 2017 ini, semua lapak PKL dan bangunan liar dapat ditertibkan untuk memuluskan rencana pemerintah pusat melebarkan jalan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Untuk tahap satu (hari ini) ada 539 lapak PKL kita bongkar dari Cisarua sampai Gadog. Kalau memungkinkan, kita bongkar semuanya, supaya cepet selesai," ucap Agus.

Baca juga: Penertiban Pedagang Kaki Lima, Anggota Polisi Dikeroyok

Agus menambahkan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan pembongkaran kepada PKL, satu minggu sebelum pelaksanaan. Pemasangan spanduk di beberapa titik di jalur Puncak juga dilakukan sebagai bentuk sosialisasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil pendataan, sambungnya, ada 1.243 bangunan permanen dan semi permanen yang masuk ke target pembongkaran. Ratusan bangunan itu berdiri mulai dari simpang Gadog Ciawi hingga ke perbatasan Cianjur, Jawa Barat.

"Ya, kita bertahap lah. Sekarang masuk tahap satu pembongkaran. Nanti dilanjut tahap dua tanggal 18 September 2017, selanjutnya tahap tiga. Kita juga kan terus melakukan pendekatan kepada pemilik bangunan itu," ujarnya.

Baca juga: Penertiban Pedagang Kaki Lima di Manado Ricuh, Seorang Perempuan Pingsan

Dalam penertiban itu, petugas juga terlihat mengerahkan alat berat untuk merobohkan bangunan. Ada pula yang dilakukan secara manual. Para pemilik lapak terlihat pasrah meski ada juga yang membongkar sendiri lapaknya.

"Saya sih minta kepada pemerintah daerah supaya mendapat tempat relokasi untuk berjualan," kata Asep, salah satu PKL yang terkena penertiban.

Kompas TV Penggunaaan jalur trotoar sebagai jalur bagi pejalan kaki tengah digalakkan Gubernur dKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.