Pilkada Jatim, Khofifah Mengaku Didukung Lima Partai Politik - Kompas.com

Pilkada Jatim, Khofifah Mengaku Didukung Lima Partai Politik

Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
Kompas.com - 17/09/2017, 22:06 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa seusai menghadiri workshop KPPG di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa seusai menghadiri workshop KPPG di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku bahwa sudah ada lima partai politik yang siap mengusungnya jika dia memastikan diri maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018.

Namun, Khofifah masih belum mau mengungkap apa saja parpol yang akan mengusungnya. Ini disebabkan Khofifah belum memastikan apakah dia akan maju dalam pemilihan nanti.

"Saya hanya menyampaikan jumlahnya saja. Untuk lainnya, sabar, ditunggu saja," ujar Khofifah, selepas menghadiri acara penyerahan bantuan kepada mantan napi terorisme di Lamongan, Minggu (17/9/2017).

Khofifah kemudian menjelaskan alasannya belum menentukan pilihan untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jatim. Saat ini, dia sedang menyesuaikan juga terkait jadwal Pilkada Jatim.

"Saya kan juga mendeteksi penjadwalan KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah). Jadi, insya Allah kami menghitung jadwal yang ada di KPUD," tutur Khofifah.

"Saya menyampaikan kepada teman-teman, sabar dulu. Pada saatnya kalau memang sudah, kami akan mengambil keputusan apakah maju atau tidak, insya Allah saya akan kabari," kata dia.

(Baca juga: Khofifah: Kalau Waktunya Sudah Tepat, Saya Akan Menghadap Pak Presiden)

Khofifah juga mengatakan, dia tidak ingin buru-buru mendeklarasikan diri sebagai salah satu kandidat calon pada Pilkada Jatim 2018. Sebab, menurut dia, proses pendaftaran masih lama.

Apalagi, saat ini dia masih menjabat menteri sosial. Dengan demikian, jika ingin maju sebagai cagub, maka dia hendaknya melaporkan keputusannya terlebih dahulu kepada Presiden Joko Widodo.

"Pendaftaran saja kan Januari. Insya Allah sudah cukup (dukungan parpol). Kalau saya mau maju, ya baru lapor Presiden. Sekarang, saya tetap pada prioritas maksimalisasi program Kementerian Sosial," kata dia.

Saat dikonfirmasi mengenai kejadian dirinya sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, Khofifah menyatakan bahwa pertemuan tersebut terkait pembahasan kinerjanya sebagai menteri dan tidak terkait dengan Pilkada Jatim 2018.

"Kalau ketemu dengan Presiden kemarin, itu karena program Kementerian Sosial. Jadi bagaimana tahu disetujui atau tidak, wong saya aja belum bilang. Pada saatnya, semua akan saya umumkan," kata Khofifah.

Kompas TV Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam waktu dekat akan menghadap Presiden Joko Widodo, untuk menyatakan niatnya maju di Pilkada Jatim 2018.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Gresik, Hamzah Arfah
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM