Enam Rumah Warga di Ambon Rusak Tertimbun Longsor - Kompas.com

Enam Rumah Warga di Ambon Rusak Tertimbun Longsor

Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Kompas.com - 02/09/2017, 16:10 WIB
Sebuah rumah warga di kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau Ambon rusak parah setelah tertimbun longsor, Sabtu dinihari (2/9/2017) Foto Dok Hery Latuheru, Pusdalpos BPBD MalukuKontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty Sebuah rumah warga di kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau Ambon rusak parah setelah tertimbun longsor, Sabtu dinihari (2/9/2017) Foto Dok Hery Latuheru, Pusdalpos BPBD Maluku

AMBON,KOMPAS.com - Musibah tanah longsor terjadi di sejumlah kawasan di Kota Ambon menyusul hujan deras yang terjadi sejak Jumat (1/9/2017) malam hingga Sabtu (2/9/2017) dinihari. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.

Namun, musibah tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga rusak parah akibat tertimpa material longsor.

“Ada empat lokasi yang diterjang longsor yakni di Kampung Rinjani, Batu Meja, Batu Gaja dan kawasan Mangga Dua,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Enrico Matitaputty kepada Kompas.com, Sabtu (2/9/2017).

Menurutnya, dari laporan yang diperoleh, bencana longsor yang terjadi di empat titik itu menyebabkan enam rumah warga mengalami kerusakan parah.

”Sesuai laporan yang saya dapat, ada sekitar lima sampai enam rumah yang rusak,” ujarnya.

(Baca: Setelah Menimbun Hampir 100 Orang, Longsor Kembali Landa Desa Ini)

Hingga siang ini, para petugas dari BPBD Kota Ambon dan BPBD Provinsi Maluku bersama warga sekitar masih terus membersihkan material longsor yang menimpa rumah-rumah warga tersebut.

Menurut Enrico, selain membantu membersihkan rumah warga yang tertimbun longsoran, petugas BPBD juga ikut memberikan bantuan tanggap darurat berupa terpal, sekop, gerobak untuk warga yang tertimpa musibah.

“Bantuan tanggap darurat langsung kita berikan seperti terpal, sekop dan gerobak, petugas kita juga ikut membantu membersihkan rumah warga yang tertimpa longsor,” ujar dia.

Dia pun mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana seperti di bantaran sungai dan lereng-lereng gunung agar tetap waspada mengingat cuaca di Kota Ambon yang masih berpotensi diguyur hujan.

“Karena kondisi cuaca masih sangat ekstrim, kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar selalu waspada,” ujarnya.

Hujan deras yang mengguyur kota Ambon sejak Jumat malam juga menyebabkan sejumlah pemukiman warga terendam banir. Saat ini, banjir sudah kembali surut.

Kompas TV Tanah longsor menerjang pinggiran Kota Freetown. 400 orang dinyatakan tewas, 600 lainnya masih dinyatakan hilang.

PenulisKontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
EditorSabrina Asril

Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM