Amarah Buni Yani Meledak di Persidangan - Kompas.com

Amarah Buni Yani Meledak di Persidangan

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 29/08/2017, 14:26 WIB
Buni Yani dan kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian.KOMPAS.com/Putra Prima Perdana Buni Yani dan kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian.

BANDUNG, KOMPAS.com - Terdakwa pelanggaran UU ITE, Buni Yani mengamuk di dalam persidangan yang digelar di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (29/8/2017).

Insiden itu bermula saat penasihat hukum menghadirkan Ramli Kamidin, penulis buku "Kami Melawan: Ahok Tak Layak Jadi Gubernur" sebagai saksi meringankan.

Setelah menjawab pertanyaan majelis hakim dan penasihat hukum, Ramli kemudian dicecar pertanyaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) seputar pengetahuannya soal beredarnya video Ahok dengan durasi panjang dan pendek.

"Saksi tahu tidak ada video berdurasi pendek yang 30 detik," tanya salah seorang anggota JPU kepada Ramli.

(Baca juga: Buni Yani: Tak Ada Orang yang Benci Ahok Didasarkan pada Postingan Saya)

Pertanyaan itu pun disambar interupsi oleh Buni Yani. Dia mengaku keberatan dengan pernyataan JPU yang dinilai cenderung memojokkannya.

"Keberatan Pak Hakim, Anda menuduh saya," ungkap Buni dengan nada tinggi kepada JPU.

Teriakan Buni Yani memecah keheningan ruang sidang. Majelis Hakim M Saptono berupaya menghentikan perdebatan, sementara Ramli hanya diam terpaku di tengah ruang persidangan.

"Anda jangan marah-marah. Izin yang Mulia, saya ingin mengonfirmasi kepada saksi apakah mengetahui apa isi video yang berdurasi pendek dan yang panjang," kata jaksa menimpali protes Buni Yani.

Emosi Buni Yani kian memuncak. Tak terima dengan pertanyaan jaksa kepada saksi, Buni Yani pun melontarkan sumpah serapah.

"Kalau Saudara ingin memastikan kalau betul-betul saya yang memotong (video). Kalau saya memotong video itu, taruh Al-Quran, saya bersumpah langsung, saya dilaknat Allah saat ini juga. Tapi kalau saya tidak melakukan (memotong atau mengedit video), kalian yang dilaknat Allah," kata Buni sambil memukulkan lembaran berkas ke meja.

(Baca juga: Buni Yani Tantang Ahok Bersaksi di Persidangan)

Emosi kedua belah pihak akhirnya mereda saat Majelis Hakim M Saptono mendinginkan suasana.

"Sudah, sudah, Anda tenang. Pertanyaan kembali lewat majelis," ujar Saptono tegas.

Saksi Ramli kemudian menjawab pertanyaan JPU. Dia mengaku, video pidato Ahok itu diketahuinya lewat media sosial WhatsApp. Namun, dia tak mengetahui siapa orang yang pertama menyebarkan video tersebut.

"Saya tidak tahu siapa yang mengirimnya. Yang jelas saya dapat dari grup WhatsApp," ucap Ramli. 

 

Kompas TV Hingga saat ini belum ada surat panggilan dari jaksa terhadap Basuki Tjahaja Purnama untuk hadir sebagai saksi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorReni Susanti
Komentar

Terkini Lainnya

Anies Promosikan 'Revolusi Putih' Prabowo di Cilandak Barat

Anies Promosikan "Revolusi Putih" Prabowo di Cilandak Barat

Megapolitan
Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Olahraga
15 Petugas Dishub 'Abal-abal' Diamankan di Kebon Jeruk

15 Petugas Dishub "Abal-abal" Diamankan di Kebon Jeruk

Megapolitan
PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

Nasional
Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Regional
Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Regional
'Revolusi Putih' Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

"Revolusi Putih" Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

Megapolitan
Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Internasional
Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Regional
Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Megapolitan
Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek 'Online'

Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek "Online"

Megapolitan
Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Nasional
Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Regional
Imbas Proyek Jembatan Jatiwaringin, Warga Bingung Cari Jalan Alternatif

Imbas Proyek Jembatan Jatiwaringin, Warga Bingung Cari Jalan Alternatif

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM