Libur Panjang, Pengunjung Berjubel di Goa Pindul - Kompas.com

Libur Panjang, Pengunjung Berjubel di Goa Pindul

Kompas.com - 23/04/2017, 17:07 WIB
Kompas.com/Markus Yuwono wisatawan membludak di pintu Masuk Goa Pindul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Obyek wisata Goa Pindul, di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dipenuh pengunjung, Minggu (23/4/2017). Bahkan, pada momen libur panjang ini, wisatawan harus menunggu hingga berjam-jam untuk masuk ke goa sepanjang 400 meter ini.

Dari pantauan, Minggu siang, suasana di mulut goa, pengunjung begitu berjubel hingga berdesakan. Para pengunjung harus sabar menanti menikmati keindahan goa. 

Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memadati kawasan tersebut untuk bisa menikmati obyek wisata susur goa menggunakan ban bekas dengan memanfaatkan aliran sungai tersebut. 

Membeludaknya pengunjung dikeluhkan Wisatawan. Salah seorang wisatawan asal Bojonegoro, Jawa Timur, Tutik Sri Rahayu menyampaikan, dirinya harus menunggu lebih dari satu jam.   Dia harus berdesak-desakan dengan wisatawan lainnya untuk bisa memasuki Goa Pindul.

“Jika seperti ini wisatawan menjadi sulit untuk bisa menikmati keindahan goa,” katanya.

Dia berharap, Pemkab Gunungkidul, melakukan koordinasi dengan para pengelola untuk mengatur wisatawan agar tidak lama dan berdesakan.

“Seharusnya ada koordinasi tidak seperti ini,” ucap dia.

Koordinator pintu masuk Goa Pindul, Rebito, mengakui ada lonjakan cukup signifikan dibanding hari biasa. Akibatnya pengunjung harus berdesakan saat memasuki mulut Goa Pindul.

Data dari pengelola setempat menyebutkan hingga siang sudah terdapat 8.000 wisatawan yang memasuki Goa Pindul. Umumnya mereka berasal dari luar Yogyakarta yang penasaran dengan keindahan Goa Pindul.

“Hari libur biasa hanya sekitar 1.000 an orang, untuk saat ini kemungkinan meningkat 8 kali lipat,” ucapnya.

Sebenarnya peningkatan ini sudah diantisipasi dengan menambah jumlah personel untuk mengatur lalu lintas masuk goa, namun karena membludak pihaknya tidak bisa berbuat banyak. 

Sebenarnya, wacana untuk membatasi jumlah pengunjung pernah diupayakan oleh Pemkab Gunungkidul. Namun demikian, sampai sekarang belum dilaksanakan.

Sejumlah pihak menyayangkan obyek wisata alam ini, pengunjungnya tidak dibatasi. Sebab, dikhawatirkan akan mengganggu ekosistem goa.

“Saat ini tengah kita rumuskan daya tampung Goa Pindul di dokumen lingkungan hidup. Mudah-mudahan bisa selesai,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono.

Pihaknya berharap ada niat baik semua pihak yang saat ini mengelola Goa Pindul. Di lokasi ini ada sekitar 10 operator yang menyewakan ban dan peralatan lainnya, yang dikelola kelompok masyarakat sekitar.

Pihak desa Bejiharjo, sedang berupaya membuat Badan usaha Milik desa (BUMDes) yang salah satunya dalam bidang pariwisata, yang memang cukup banyak, mulai dari Goa Pindul hingga situs purbakala sokoliman. “Semoga dengan niat baik semua pihak, semuanya akan baik,” sebutnya.

Baca juga: Pasca-tewasnya Seorang Pemandu, Goa Pindul Ditutup Dua Hari

Kompas TV Goa Pindul Jadi Pilihan Wisata Petualangan Yang Menarik


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X