Sempat Tabrak Polisi, Pelaku Pembobolan Mesin ATM Dihajar Warga - Kompas.com

Sempat Tabrak Polisi, Pelaku Pembobolan Mesin ATM Dihajar Warga

Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono
Kompas.com - 20/03/2017, 19:46 WIB
Kompas.com/ Ari Himawan Sarono Dua pelaku kejahatan bermodus ganjal ATM Sobry dan Henry warga Palembang dimintai keterangan polisi di Polsek Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Sobri (38) dan Henry (40), dua dari tiga komplotan pelaku pembobolan mesin ATM asal Palembang diamankan di Polsek Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/3/2017) siang.

Kedua pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa setelah menabrak anggota kepolisian yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas.

Baca juga: Ditangkap, Dua Pembobol Mesin ATM yang Tarik Uang Tanpa Kurangi Saldo

Kapolsek Buaran AKP Harsono mengatakan, tertangkapnya para pelaku berawal dari dari salah seorang korban Afif (28) yang kartu ATM miliknya tertelan di mesin ATM di Kecamatan Kedungwuni.

Salah seorang pelaku kemudian masuk ke ATM dan mengarahkan korban untuk menekan tombol bebas agar bisa mengambil semua saldo dan mengeluarkan kartu. Namun, tetap saja kartu dan uang tidak bisa keluar karena mesin sudah diganjal dengan kertas mika.

“Korban yang menelepon ke call center BNI kemudian mendapati saldonya berkurang hingga RP 12 juta. Merasa menjadi korban penipuan, Afif langsung ke sekitaran ATM dan mendapati para pelaku yang hendak kabur,” kata AKP Harsono.

Para pelaku akhirnya ditangkap bersama warga setelah menabrak Aiptu I Wayan Kembar hingga terluka. Harsono menambahkan, pada mesin ATM dipasang stiker call center palsu yang berisi nomor komplotannya yang diduga berada di Jakarta.

Baca juga: Bermodal Korek Api, Pria Ini Curi Uang dari Mesin ATM hingga Rp 75 Juta

Setelah itu, ATM korban dibobol oleh para pelaku. Salah seorang pelaku, Sobri mengaku sudah dua hari di Pekalongan. Mereka sudah menyumbat mesin ATM sebanyak empat buah, namun baru berhasil memperdayai korbannya satu kali.

“Hasilnya kami bagi-bagi, tapi yang jaga call center di Jakarta belum dapat, sebab nunggu kami pulang dulu,” ujar pelaku.

PenulisKontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM