Tuntutan Terkabul, Bonek Mulai Tinggalkan Bandung - Kompas.com

Tuntutan Terkabul, Bonek Mulai Tinggalkan Bandung

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 08/01/2017, 16:10 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Ribuan Bonek saat menggelar doa bersama di Gor Pajajaran, Bandung, Minggu (8/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com — Ribuan suporter Persebaya Surabaya ( bonek) berangsur meninggalkan Bandung setelah tuntutan mereka dikabulkan PSSI dalam kongres tahunan di Bandung.

Seperti diberitakan, setelah berseteru lebih dari tiga tahun, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi akhirnya memulihkan status keanggotaan Persebaya Surabaya dan mengembalikan tim berjuluk Bajul Ijo itu ke kompetisi resmi sepak bola Indonesia.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya menyediakan sekitar 30 bus untuk mengangkut para bonek.

"Langsung pulang ke daerah masing-masing yang sudah ada busnya. Yang tidak ada bus, kita siapkan bis dari Pemkot Bandung dan Polda. Sekarang berangsur pulang, persiapan ada 30 unit lebih bus. 18 unit sekarang, sisanya sore," kata Yusri di GOR Pajajaran, Bandung, Minggu (8/1/2017).

Yusri mengatakan, para bonek akan diantarkan langsung menuju Surabaya dengan pengawalan petugas kepolisian.

"Itu (bus) buat bonek yang estafet, biar enggak numpang-numpang truk di pantura," ujarnya.

Bagi bonek yang datang menggunakan transportasi kereta akan pulang pada Senin (9/1/2017) besok.

"Yang naik kereta kita tampung dulu di sini. Mereka pulang besok karena sudah punya tiket kepulangan," ucapnya.

Dari pantauan Kompas.com, hingga pukul 15.53 WIB, kondisi GOR Pajajaran berangsur lengang. Kendati begitu, ratusan petugas keamanan tetap disiagakan untuk memantau aktivitas bonek.

Kompas TV Kongres PSSI Bahas Status 7 Klub Bermasalah

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Megapolitan
KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

Nasional
RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional