Kota Cimahi: Industri Kreatif Animasi Semakin Dikembangkan Halaman 1 - Kompas.com

Kota Cimahi: Industri Kreatif Animasi Semakin Dikembangkan

Kompas.com - 20/06/2015, 15:00 WIB
KOMPAS/SAMUEL OKTORA Sejumlah animator dari Studio Animasi Dreamtoon dalam suasana santai dengan interior ruangan yang sederhana sedang bekerja serius, Jumat (12/6/2015), di Gedung Baros Information Technology and Creative (BITC), Kota Cimahi, Jawa Barat.


Oleh Samuel Oktora

Berawal dari harapan membawa Cimahi, Jawa Barat, menjadi kota siber atau kreatif digital, Pemerintah Kota Cimahi memulai dengan membangun gedung Baros Information Technology and Creative pada 2008. Setelah lewat 7 tahun, citra Cimahi sebagai industri kreatif film dan animasi makin mengkristal, investor pun semakin meliriknya.

Hingga pekan lalu, Erfan Pratama (17), siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pasundan 3 Kota Cimahi, dan Nurwenda (18), siswa kelas XII SMK Negeri I Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih betah duduk di depan komputer masing-masing. Meski suasana saat itu dalam ruang magang di lantai IV Baros Information Technology and Creative (BITC) sudah lengang.

Erfan dari Jurusan Multimedia dan Nurwenda Jurusan Animasi adalah peserta yang memilih menyelesaikan tugas praktik kerja lapangan (PKL) di sekolahnya dengan mengikuti magang gratis selama 2,5 bulan di BITC. "PKL saya sebenarnya sudah selesai. Saya masih ingin mengasah kemampuan dalam pembuatan animasi agar lebih halus. Saya harus banyak mencari referensi, bukan hanya dari sumber lokal, juga melalui internet," papar Erfan.

Erfan senang mengikuti magang di BITC karena setidaknya ia kini dapat membuat animasi walau baru berdurasi satu menit dengan judul Sayuran yang Hidup. Animasi ini mengisahkan sekumpulan jenis sayuran dalam kulkas yang akan dimasak untuk makan pagi tuannya. Ketika sayur-mayur yang hidup itu akan diiris-iris, ada jamur tak mau direbus, lalu melompat untuk menghindar, walau akhirnya si jamur jatuh ke baskom dan tetap dimasak oleh tuannya.

"Setamat SMK, saya ingin mencari pengalaman dulu dengan bekerja di perusahaan animasi," ujar Nurwenda.

Menurut Faisal Rizqi (22), animator dari komunitas Cimahi Creative Association (CCA), yang menjadi instruktur di BITC, kegiatan magang yang digelar dapat mencapai maksimal 60 orang dengan peserta dari sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia. "Peserta dilatih membuat film animasi dengan durasi sekitar satu menit. Untuk mengasah kemampuan, mereka terkadang dilibatkan dalam proyek yang sedang digarap instruktur," ujarnya.

Dalam animasi berjudul Renobot (durasi sekitar 3 menit), yang bercerita tentang kehidupan robot, peserta magang dilibatkan. Filmnya dapat dilihat di Youtube. "Mereka tentu bangga. Ini juga menyangkut hak kekayaan intelektual," ucap Faisal, yang juga animator studio animasi Dreamtoon di Cimahi.

Wali Kota Cimahi Atty Suharti menuturkan, gedung BITC dengan enam lantai mulai beroperasi tahun 2010. Gedung ini dibangun sebagai bagian dalam upaya inovasi guna mengembangkan sektor animasi yang dijadikan sebagai salah satu sektor unggulan. BITC diproyeksikan sebagai kawah candradimuka bagi orang kreatif digital, terutama bidang animasi untuk melakukan pembinaan keterampilan sumber daya manusia (SDM), baik melalui pelatihan, pemagangan, seminar dalam suatu komunitas kreatif, dan inkubasi.

"Sektor animasi menjadi salah satu fokus program pembangunan Kota Cimahi. Animasi yang masuk dalam kluster industri telematika adalah sektor ekonomi potensial yang lalu menjadi pilihan kami untuk dikembangkan sebagai alternatif penggerak perekonomian di tengah minimnya sumber daya alam Kota Cimahi," kata Atty.


Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorTri Wahono
Komentar

Close Ads X