Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Internet Starlink Elon Musk untuk Puskesmas, Dinkes Babel Bersuara

Kompas.com - 27/05/2024, 08:48 WIB
Heru Dahnur ,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Jaringan internet Starlink milik Elon Musk yang berbasis satelit mulai beroperasi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia berencana menggunakan internet portable tersebut untuk menghubungkan sejumlah Puskesmas di daerah pelosok Tanah Air.

Sebagai daerah kepulauan, Provinsi Bangka Belitung belum menerima pemberitahuan resmi terkait pengadaan internet Starlink tersebut.

"Kalau informasinya memang kami sudah tahu, tapi pemberitahuan resmi belum ada dari Kementerian."

Demikian kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Andri Nurtirto di Kantor Gubernur,  Minggu kemarin (26/5/2024).

Baca juga: Menkes: Layanan Starlink Elon Musk Dapat Diakses 3.400 Puskesmas di Daerah Terpencil

Andri menuturkan, jumlah Puskesmas di Indonesia diperkirakan mencapai 5.000-an. Sehingga kemungkinan yang akan diprioritaskan adalah daerah sangat tertinggal atau terpencil.

Sedangkan, Kepulauan Bangka Belitung, sambung Andri, sudah terhubung dengan akses internet meskipun sebagian masih lemah.

"Seperti di Lepar Pongok sudah ada internet, tapi mungkin agak lemah," ujar Andri.

Menurut Andri, uji coba penggunaan internet buatan perusahaan SpaceX tersebut hanya menyasar ratusan Puskesmas saja.

Alhasil, tidak semua wilayah yang akan mendapatkan untuk tahap pertama tersebut. "Dan memang sampai saat ini kami belum diberitahu akan menggunakan juga atau tidak," beber Andri.

Di sisi lain Andri menyatakan kesiapannya jika seandainya perangkat internet Starlink diadakan di Bangka Belitung.

"Kalau ada dari Kementerian tentu kita terima. Internet dari satelit itu mudah-mudahan bisa membantu," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com