Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Gunungan Ketupat dan Jajanan Simbol Kerukunan Warga Pamot Saat Syawalan

Kompas.com - 17/04/2024, 09:35 WIB
Dian Ade Permana,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SALATIGA, KOMPAS.com - Warga Dukuh Pamot, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, merayakan Syawalan atau Lebaran Ketupat dengan sukacita.

Mereka berbondong-bondong menuju halaman masjid dengan membawa aneka makanan.

Selain gunungan ketupat sebagai sajian utama, warga juga membawa aneka jajan pasar dan cemilan. Ada juga aneka buah sebagai makanan pelengkap.

Baca juga: 82 Napi di Salatiga Dapat Remisi, 3 Orang Langsung Bebas

Sekretaris Kelurahan Noborejo Habibi mengatakan, tradisi Syawalan diselenggarakan oleh warga rutin setiap tahun.

"Tentu tujuan utamanya adalah demi silaturahmi dan kerukunan warga. Selain itu juga mendoakan agar seluruh warga selalu mendapat kesehatan dan kelancaran rezeki," ujar Habibi, Rabu (17/4/2024).

"Gunungan ketupat, jajanan dan hasil bumi ini sebagai bentuk semangat warga untuk saling bergotong royong dan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah," kata Habibi.

Setelah doa bersama, lanjut dia, seluruh makanan tersebut disantap bersama-sama oleh warga.

Baca juga: Arus Mudik di Salatiga Melandai, Polisi Fokus Patroli Perumahan yang Ditinggal Mudik

 

"Jadi memang ini konsepnya oleh warga untuk semua warga. Sebagai perlambang kerukunan, kita makan dalam posisi yang setara, makan bersama," ujar Habibi.

Habibi mengatakan, ada tujuh gunungan yang dibawa warga dalam rangka Syawalan tahun ini.

"Tradisi Syawalan atau Lebaran Ketupat ini harus terus dilestarikan, karena tak hanya bernilai relijius, tapi juga ada tradisi dan budaya yang memiliki nilai-nilai kebaikan," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com