Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Kompas.com - 15/04/2024, 07:02 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi


CILEGON, KOMPAS.com - Terjadi peningkatan penumpang di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Minggu (14/4/2024) malam atau puncak arus balik Lebaran 2024.

Pantauan Kompas.com pukul 21.00 hingga 23.59 WIB, terdapat antrean kendaraan di seluruh kantong parkir. Mereka menunggu masuk ke dalam kapal di kantong parkir 7 dermaga.

Kendaraan roda empat atau mobil pribadi mendominasi di dalam antrean dengan barang-barang bawaan di bagian atapnya.

Baca juga: Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Meski terjadi antrean, semua kendaraan yang ada di area parkir atau buffer zone di setiap dermaga dapat masuk ke kapal sekaligus.

Pada puncak arus balik, PT ASDP Indonesia Ferry bersama otoritas pelayaran mempercepat proses bongkar muat kapal di Merak.

Selain itu, kapal-kapal dengan kapasitas besar dioperasikan agar pengguna jasa tak perlu menunggu lama diseberangkan ke Bakauheni.

Baca juga: Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di Gangway Pelabuhan Merak

Tak hanya kendaraan, pemudik pejalan kaki yang akan kembali ke sejumlah daerah di Pulau Sumatera pun terlihat memadati gangway dari arah terminal bus.

Sementara itu, kapal yang tiba atau sandar di semua dermaga terpantau dipenuhi kendaraan dan penumpang. Penumpang pejalan kaki terlihat ramai di gangway menuju Terminal Merak.

Namun, terlihat sejumlah pemudik beristirahat di masjid maupun mal Sosoro sebelum melanjutkan perjalanan balik.

Sedangkan kendaraan yang akan keluar dari dermaga eksekutif dengan dermaga reguler bergiliran untuk keluar pelabuhan ketika akan melalui flyover Merak.

Petugas kepolisian terus mengatur agar arus kendaraan mengalir lancar ke arah Gerbang Tol Merak.

Kapolda Banten Irjen Abdul Karim mengatakan, terjadi peningkatan penumpang di Pelabuhan Merak pada malam puncak arus balik Lebaran 2024.

"Dari hasil pantauan kami, dari hasil koordinasi dengan pihak ASDP bahwa malam ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari hari-hari sebelumnya," kata Abdul Karim kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Minggu.

"Artinya kemungkinan (Puncak) arus balik ini terjadi mulai tadi sore, sampai dengan malam hari ini," sambung dia.

Berdasarkan data yang diperoleh Abdul Karim, kendaraan yang sudah menyeberang dari Bakauheni ke Merak sebanyak 168.578 kendaraan baik itu motor, roda empat, maupun kendaraan umum atau bus.

Dari data itu, lanjut Abdul Karim, terdapat 91.038 unit kendaraan yang belum kembali ke Jawa.

"Dari hasil data yang kami dapatkan yaitu sebesar 259.216. artinya terdapat selisih 91.038 kendaraan yang belum kembali dari Bakauheni ke Merak," ujar dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Regional
Menilik 'Temporary Tattoo', Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Menilik "Temporary Tattoo", Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Regional
Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com