Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

132 Km Jalan di Kendal Rusak, Jalan Alternatif Masih Aman Dilewati Pemudik

Kompas.com - 03/04/2024, 12:04 WIB
Slamet Priyatin,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

 

KENDAL, KOMPAS.com - Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mencatat  sepanjang 132,177 kilometer jalan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah rusak berat dan ringan.

Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sudaryanto menjelaskan, total jalan di Kabupaten Kendal 782,710 kilometer.

Dari total itu, jalan yang masih bagus 388,927 kilometer dan jalan kategori baik sedang 261,606 kilometer.

Baca juga: Pemudik di Bogor Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi, Catat Lokasinya

“Yang rusak ringan dan berat 132,177 kilometer. Tahun ini akan diperbaiki,” kata Daryanto ditemui Rabu (3/04/2024).

Daryanto mengakui, anggaran yang dimiliki Pemkab belum cukup untuk memperbaiki semua jalan rusak

Oleh karena itu, untuk perbaikan jalan di Kendal diterapkan skala prioritas. Jalan yang rusak parah lebih diprioritaskan untuk diperbaiki.

“Untuk jalan alternatif, seperti jalan Kaliwungu-Boja yang menghubungkan Kendal-Ungaran aman. Sehingga pemudik bisa lewat dengan aman,” terang Daryanto.

Baca juga: Kendal Dapat Alokasi 3.934 Formasi PPPK dan CPNS 2024, untuk Posisi Apa Saja?

Sebelumnya, ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, mengatakan sepanjang 67,531 kilometer , dari total panjang 782,710 kilometer jalan di Kabupaten Kendal mengalami rusak berat.

Makmun meminta pemerintah Kabupaten untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat tersebut.

Makmun menjelaskan, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal yang mengusung tagline “Kendal Inklusif” pada 2025 nanti, perlu mendapat perhatian serius mulai dari sekarang.

Sebab, tagline ini menitik beratkan pada penguatan kwalitas jalan dan ketahanan daerah dalam penanganan bencana.

“Tahun 2025 nanti Pemkab Kendal memiliki tagline yakni “Kendal Inklusif” yang diprioritaskan dalam mewujudkan pembangunan daerah. Juga ekonomi yang merata dengan meningkatkan kualitas infrastruktur yang mantap dan berkeadilan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Makmun meminta Pemkab Kendal memperhatikan jalan-jalan desa yang bisa diambil alih menjadi jalan kabupaten, sehingga terjadi percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang mendukung perekonomian masyarakat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, 'Terbang' ke Atap dan Tendang Panitia

Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, "Terbang" ke Atap dan Tendang Panitia

Regional
Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Regional
Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Regional
Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Regional
Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Regional
Cerita Tatik, Dua Dekade Jualan Gerabah Saat Grebeg Besar Demak

Cerita Tatik, Dua Dekade Jualan Gerabah Saat Grebeg Besar Demak

Regional
BNPB Pasang EWS dengan CCTV di Sungai Berhulu dari Gunung Marapi

BNPB Pasang EWS dengan CCTV di Sungai Berhulu dari Gunung Marapi

Regional
PPDB SMA/SMK Dibuka Malam Ini, Pj Gubernur Banten Ultimatum Tak Ada Titip Menitip Siswa

PPDB SMA/SMK Dibuka Malam Ini, Pj Gubernur Banten Ultimatum Tak Ada Titip Menitip Siswa

Regional
Kasus Ayah Bunuh Anak di Serang, Warga Lihat Pelaku Kabur Bawa Golok dengan Bercak Darah

Kasus Ayah Bunuh Anak di Serang, Warga Lihat Pelaku Kabur Bawa Golok dengan Bercak Darah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com