Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cemburu, Seorang Pria Tikam Mahasiswa yang Sedang Tidur

Kompas.com - 16/05/2024, 00:55 WIB
Egadia Birru,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com – Thoriq (23), mahasiswa asal Yogyakarta, ditusuk saat tidur oleh temannya, Sujarwin Saleh (39). Pelaku cemburu karena korban dituding mendekati mantan istrinya. 

Peristiwa itu terjadi di rumah warga di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (14/5/2024) dini hari.

Saat itu mereka sedang menginap di rumah pembeli jamu yang diproduksi Sujarwin. Keduanya berangkat dari Yogyakarta menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Terbakar Cemburu karena Pesan dari Pria Lain, Warga Bandung Bunuh Istri

Kepala Polresta Magelang, Kombes Mustofa mengatakan, sekira pukul 02.30 WIB, pemilik rumah mendengar teriakan permintaan tolong. Ketika menghampiri ruang tamu, saksi melihat ceceran darah di lantai.

“Korban ditikam saat tidur. Dia mendapat tujuh tusukan di tangan, kaki, dada, dan perut. Yang parah melukai paru-paru dan usus besar. Kemarin sudah dilakukan operasi di RS Bethesda dan saat ini masih dirawat,” ungkapnya dalam konferensi pers, Rabu (15/5/2024).

Sujarwin langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya. Dia membawa sepeda motor matik dan dua ponsel korban.

Pria asal Muara Enim, Sumatra Selatan itu diringkus di rumah orangtua angkatnya, di Lasem, Rembang. Sujarwin baru 6 bulan tinggal di Yogyakarta.

Mustofa menyebut, Sujarwin menikam dengan dua pisau yang diambil dari sebuah warung di Yogyakarta awal Mei.

Motif penusukan ditengarai cemburu pelaku terhadap korban. Sujarwin menuding mantan istrinya selingkuh dengan Thoriq.

“Tersangka ini (Sujarwin), selain bisa meracik jamu juga kuli bangunan. Jadi, saat kerja, berdasarkan keterangan tersangka, korban ke rumahnya dua kali untuk menemui istrinya. Saat itu belum cerai,” jelasnya.

Alih-alih pasal percobaan pembunuhan atau penganiayaan, Sujarwin justru dijerat Pasal 365 Ayat 2 KUHP terkait pencurian dengan kekerasan. Delik ini mengacu pada tindakannya merampas ponsel dan kendaraan korban. Tersangka diancam hukuman 12 tahun penjara.

“Kami akan dalami lagi kemungkinan pasal lain,” tukas Mustofa.

Sementara itu, Sujarwin mengaku, sudah mengenal Thoriq sejak 6 bulan lalu dalam forum pengajian. Dia mengaku pernah blak-blakan kepada korban bahwa cemburu.

Baca juga: Kronologi Pria Aniaya Kekasih hingga Tewas di Medan, Berawal dari Konsumsi Sabu dan Cemburu

“Namun, hati ini masih enggak sreg sama dia (korban). Begitu lihat Thoriq, terbayang wajah istri,” ucapnya.

Dia sengaja merampas ponsel untuk melihat riwayat percakapan korban dan mantan istrinya.

“Saya tidak sempat (buka ponsel) karena takut,” ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Regional
Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Regional
Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com