Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalur Pantura Karangtengah Demak Masih Perbaikan, Ini Alternatif Saat Macet

Kompas.com - 16/05/2024, 19:30 WIB
Nur Zaidi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

DEMAK, KOMPAS.com - Jalur Pantura Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) masih dalam perbaikan, Kamis (16/5/2024).

Pengecoran jalan tepatnya di Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah di lajur kanan arah Kota Semarang.

Pantauan Kompas.com pukul 15.20 WIB, lalulintas dari Demak menuju Semarang tersendat dan antrean kendaraan mencapai puluhan meter.

Sementara arah sebaliknya dari Kota Semarang menuju Demak nampak ramai lancar.

Baca juga: Jalan Protokol Demak Ditutup Malam Ini, Pengemudi Tujuan Semarang-Kudus Bisa Melalui Jalan Lingkar

Kasatlantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kepadatan jalan biasanya terjadi saat jam berangkat dan pulang kerja.

Menurutnya, apabila terjadi kemacetan sampai satu jam atau ekor kendaraan mencapai 1 kilometer pihaknya akan merekayasa arus lalulintas.

"Terjadi kepadatan kita lakukan contra flow, ekornya sudah mencapai satu kilometer lebih," ujarnya dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Kata Lingga, rekayasa arus lalulintas dengan dilakukan agar kemacetan di Pantura Demak semakin parah.

"Jadi kita tidak mau kalau (macet) sampai panjang sekali," imbuhnya.

Jalur lain...

Dia menambahkan, apabila terjadi kemacetan untuk kendaraan empat dari Kudus ke Semarang bisa mengakses jalan Tol Demak-Sayung sebagai alternatif.

"Bisa mengakses jalan tol, kita sudah menghimbau juga untuk menghindari di halte Buyaran Karangtengah," terangnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Pantura Demak Menyisakan 2 Titik, Contraflow Diberlakukan Jika Macet

Alternatif lain yang bisa digunakan yakni, memanfaatkan jalan arah Kecamatan Guntur dengan rute belok kiri di pertigaan Buyaran menuju Guntur, lantas mengambil arah Semarang.

Disinggung soal progres perbaikan jalan, Lingga mengaku belum sempat komunikasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN.

"Bisa konfirmasi ke BPJN, karena saya tidak ada datanya," tukas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ribuan Petani Lampung Korban Konflik Agraria, LBH Tuding Mafia Tanah

Ribuan Petani Lampung Korban Konflik Agraria, LBH Tuding Mafia Tanah

Regional
320 Pegawai Kemenag Aceh Jaya Jalani Tes Urine

320 Pegawai Kemenag Aceh Jaya Jalani Tes Urine

Regional
Pelaku Perundungan Siswi SD di Ambon Ternyata Cucu Kepsek, Tidak Pernah Berperilaku Aneh

Pelaku Perundungan Siswi SD di Ambon Ternyata Cucu Kepsek, Tidak Pernah Berperilaku Aneh

Regional
Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Regional
Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Regional
Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com