Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beli Barang "Branded" Pakai Uang Narkoba, Selebgram Adelia Divonis 5 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/05/2024, 19:03 WIB
Tri Purna Jaya,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com- Selebgram asal Palembang, Adelia Putri Salma, menangis sesegukan saat dijatuhi vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang.

Majelis hakim menjatuhkan pidana selama 5 tahun penjara kepada Adelia atas perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil bisnis narkoba suaminya, Kadafi alias David.

Vonis ini diberikan majelis hakim dalam persidangan yang digelar di PN Tanjung Karang pada Kamis (16/5/2024) petang.

Baca juga: Hakim Belum Sepakati Hukuman, Vonis Selebgram Adelia Kembali Ditunda

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Lingga Setiawan, selebgram itu dinyatakan terbukti menyimpan dan memiliki harta kekayaan yang berasal dari narkoba.

"Menjatuhi pidana kepada terdakwa selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 2 miliar subsider 1 bulan penjara," kata Lingga, Kamis sore.

Majelis hakim menyatakan Adelia terbukti melanggar Pasal 137 huruf a, b juncto Pasal 136 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mendengar vonis itu, Adelia yang berdiri di hadapan majelis hakim saat pembacaan putusan terlihat mengusap air matanya.

Tangisannya pun tak dapat ditahan saat dia dipersilahkan duduk kembali. Samar terdengar suara tangisannya.

Atas putusan itu, Adelia mengatakan pikir-pikir selama satu minggu.

"Pikir-pikir dahulu yang mulia," kata Adelia.

Baca juga: Ini Aset Hasil Penjualan Narkoba yang Dikelola Selebgram Adelia

Vonis ini lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa Eka Aftarini yakni tujuh tahun penjara.

Dalam tuntutannya, Jaksa Eka menyatakan terdakwa perkara pencucian uang itu dinyatakan terbukti ikut melakukan "money laundry" uang hasil penjualan narkoba sabu-sabu.

Menurut Jaksa Eka, Adelia telah melakukan pengelolaan dari uang hasil penjualan sabu-sabu yang dilakukan oleh suaminya, Kadafi alias David yang terafiliasi dengan jaringan narkoba internasional Fredy Pratama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi Korban Asusila Kerabat Sendiri, Bocah SD di Batam Hamil 7 Bulan

Jadi Korban Asusila Kerabat Sendiri, Bocah SD di Batam Hamil 7 Bulan

Regional
Pelatihan 'Camera Trap' demi Mitigasi Konflik Macan Tutul di Sukabumi

Pelatihan "Camera Trap" demi Mitigasi Konflik Macan Tutul di Sukabumi

Regional
Ribuan Petani Lampung Korban Konflik Agraria, LBH Tuding Mafia Tanah

Ribuan Petani Lampung Korban Konflik Agraria, LBH Tuding Mafia Tanah

Regional
320 Pegawai Kemenag Aceh Jaya Jalani Tes Urine

320 Pegawai Kemenag Aceh Jaya Jalani Tes Urine

Regional
Pelaku Perundungan Siswi SD di Ambon Ternyata Cucu Kepsek, Tidak Pernah Berperilaku Aneh

Pelaku Perundungan Siswi SD di Ambon Ternyata Cucu Kepsek, Tidak Pernah Berperilaku Aneh

Regional
Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Regional
Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Regional
Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com