Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Bocah SD di Lombok Diduga Diperkosa 5 Orang, 2 Terduga Pelaku Masih di Bawah Umur

Kompas.com - 16/05/2024, 19:55 WIB
Fitri Rachmawati,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com- Dua bocah perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, V (12) dan M (12) diduga diperkosa oleh lima orang.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Lombok Utara, Iptu I Wayan Cipta Naya mengungkapkan, dua di antara lima pelaku masih berusia 17 tahun.

Baca juga: Ibu di Indramayu Meninggal, Syok Ketahui Anaknya Jadi Korban Perkosaan

Pemerkosaan tersebut terjadi di sebuah pondok kebun di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/5/2024) pukul 20.30 Wita.

"Dua korban masih berusia 12 tahun, sementara pelaku ada lima orang, masing masing JA, S, TM, RH dan SR , dua pelaku berusia 17 tahun lainnya berusia 22 tahun," kata Cipta, Kamis (16/5/2024).

Mulanya pelaku JA membawa korban V ke pondok di sebuah kebun milik pelaku. Ternyata di sana empat pelaku lain telah berada di pondok tersebut. 

"Setelah berada di rumah pondok tersebut kemudian JA mengajak korban V untuk masuk ke dalam kamar mencabuli V dengan iming-iming uang sebesar Rp 300.000 rupiah," tuturnya.

Baca juga: Pria di Maluku Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Paksa Korban Gugurkan Kandungan

Pelaku lalu menjemput korban lain berinisial M pukul 23.00 Wita. Sejam berselang, M tiba bersama korban V dan JA di pondok tersebut. Pencabulan pun kembali terjadi.

Korban kemudian menceritakan apa yang terjadi kepada orangtuanya dan melapor ke Polres Lombok Utara. 

Saat ini polisi masih memeriksa para terduga pelaku. Polisi juga melibatkan psikolog untuk mendampingi korban dan pelaku yang masih di bawah umur.

 

 

 

"Untuk penanganan kasus inj, kmi juga berkoordinasi dengan psikolog, karena korban anak anak dan dua pelaku juga anak-anak," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mensos Risma Serahkan Rp 2,6 Miliar untuk Lansia Aceh Utara

Mensos Risma Serahkan Rp 2,6 Miliar untuk Lansia Aceh Utara

Regional
Gibran Rakabuming Raka, Tim yang Tidak Kelihatan, dan Pentingnya Melek Teknologi...

Gibran Rakabuming Raka, Tim yang Tidak Kelihatan, dan Pentingnya Melek Teknologi...

Regional
Tragedi Siswa MTs Tewas Dikeroyok 9 Remaja di Situbondo, Diajak Berduel Berujung Koma

Tragedi Siswa MTs Tewas Dikeroyok 9 Remaja di Situbondo, Diajak Berduel Berujung Koma

Regional
KPU Jateng Bakal Panggil Komisioner KPU Pati dan Sekretaris yang Diduga Selingkuh

KPU Jateng Bakal Panggil Komisioner KPU Pati dan Sekretaris yang Diduga Selingkuh

Regional
Ada Temuan BPK, 3 Direktur Perusahaan Daerah Lhokseumawe Dipecat

Ada Temuan BPK, 3 Direktur Perusahaan Daerah Lhokseumawe Dipecat

Regional
Siswi SD di Ambon Dirundung Kakak Kelas, Kepsek: Saya Pingsan Lihat Videonya

Siswi SD di Ambon Dirundung Kakak Kelas, Kepsek: Saya Pingsan Lihat Videonya

Regional
Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Danau Sentani Jayapura

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Danau Sentani Jayapura

Regional
Tak Masukkan Nama Dico untuk Pilkada Jateng, Golkar Incar Kapolda Luthfi

Tak Masukkan Nama Dico untuk Pilkada Jateng, Golkar Incar Kapolda Luthfi

Regional
Siswi SMK di Lampung Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk

Siswi SMK di Lampung Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk

Regional
KPU Tetapkan Kursi DPRD Banyumas, PDI-P Ajukan Penggantian 1 Caleg Terpilih

KPU Tetapkan Kursi DPRD Banyumas, PDI-P Ajukan Penggantian 1 Caleg Terpilih

Regional
Video Viral Perundungan Siswi SD di Ambon, Korban Dicekik dan Ditampar

Video Viral Perundungan Siswi SD di Ambon, Korban Dicekik dan Ditampar

Regional
Bermain Papan, Bocah 7 Tahun di Kalsel Tewas Tenggelam

Bermain Papan, Bocah 7 Tahun di Kalsel Tewas Tenggelam

Regional
Sempat Mangkir, Caleg Terpilih Tersangka TPPO di Sikka Akan Diperiksa Besok

Sempat Mangkir, Caleg Terpilih Tersangka TPPO di Sikka Akan Diperiksa Besok

Regional
Soal Pembatalan Kenaikan UKT, BEM UNS Minta Permendikbud No 2/2024 Dicabut

Soal Pembatalan Kenaikan UKT, BEM UNS Minta Permendikbud No 2/2024 Dicabut

Regional
Disambar Petir, 2 Penambang Timah Tewas

Disambar Petir, 2 Penambang Timah Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com