Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dokter Tewas Kecelakaan Usai Dituduh Maling, Keluarga Minta Nama Baik Korban Dipulihkan

Kompas.com - 02/04/2024, 10:07 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Dwi Fatimah Yen (29), seorang dokter di Jambi, tewas dalam kecelakaan, Jumat (29/3/2024) malam.

Korban yang mengendarai mobil, sempat dituduh maling. Ia bahkan dikejar oleh polisi dan warga.

Terkait kejadian itu, keluarga korban meminta agar nama baik Dwi dipulihkan. Hal ini disampaikan sepupunya, Erwin.

Ia mengatakan, keluarga terganggu dengan narasi yang beredar bahwa korban mencuri mobil, sehingga dikejar. Ada juga yang menyebut bahwa Dwi merupakan pelaku tabrak lari.

“Tolong klarifikasi ya, mobil siapa yang dicuri, siapa korbannya, kalau tabrak lari siapa korbannya, siapa yang ditabrak," ujarnya, Senin (1/4/2024).

"Kami berharap pihak-pihak yang menarasikan tolong klarifikasi juga ke media, biar nama baik beliau ini pulih lagi,” sambungnya.

Erwin memastikan, mobil yang dikendarai Dwi merupakan milik orangtuanya, yang dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.

Baca juga: Kronologi Dokter di Jambi Tewas Kecelakaan Saat Dikejar Polisi Dituduh Maling

Dokter di klinik kecantikan


Menurut Erwin, Dwi lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Jambi pada 2018.

Perempuan tersebut bekerja sebagai dokter di sebuah klinik kecantikan.

Pada hari terjadinya insiden, korban sedang mencari tempat untuk membuka usaha klinik kecantikan di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi.

“Sebelumnya sudah punya 7 usaha klinik kecantikan, mau buka di daerah Sebapo, Kecamatan Mestong," ucapnya.

Baca juga: Dokter Muda di Jambi Tewas Dalam Kecelakaan Setelah Dikejar Warga

Telepon orangtua

Sewaktu mengendarai mobil di Mestong, korban sempat menelepon ayahnya. Dwi berkata, dirinya dibuntuti tiga orang. Mereka meneriaki Dwi maling.

Korban bertambah panik ketika polisi turut mengejar.

“Semakin dikejar semakin ngebut lagi bawa mobilnya, maka terjadilah kecelakaan di Desa Sekernan,” ungkap Erwin.

Dwi mengalami kecelakaan di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

Dia menuturkan, keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban. Keluarga meminta agar tuduhan-tuduhan negatif kepada korban dihilangkan.

Erwin juga berharap agar polisi memberikan klarifikasi mengenai kejadian itu ke keluarga.

Mengenai proses hukum, Erwin menuturkan, keluarga, khususnya orangtua korban, akan berunding terlebih dulu.

Baca juga: Dokter Gigi yang Aborsi 20 Janin di Bali Divonis 4,5 Tahun Penjara

Halaman:


Terkini Lainnya

17 Ruko Pasar di Rokan Hulu Riau Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

17 Ruko Pasar di Rokan Hulu Riau Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

Regional
Kronologi Paman di Konawe Selatan Bunuh Keponakan Berusia 10 Tahun, Pelaku Sempat Serang Tetangga

Kronologi Paman di Konawe Selatan Bunuh Keponakan Berusia 10 Tahun, Pelaku Sempat Serang Tetangga

Regional
Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
'Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli'

"Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Regional
162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

Regional
BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

Regional
Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Regional
Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Regional
Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit 'Nanjak'

Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit "Nanjak"

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com