Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/11/2022, 19:52 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 676.956.000 untuk para korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi Riau Tengku Zul Effendi bersama dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edy Afrizal yang diterima langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman, Selasa (29/11/2022).

“Alhamdulillah bantuan berupa uang tunai untuk bencana gempa bumi Cianjur sudah kami serahkan langsung kepada Bupati Cianjur,” ujar Tengku Zul dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Saat menerima bantuan, lanjut Tengku Zul, Bupati Herman menyampaikan ucapan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya kepada Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

“Beliau sangat berterima kasih dan menyampaikan salam hormat kepada seluruh pihak yang telah membantu, terutama untuk Bapak Gubri Syamsuar,” ujar Tengku Zul.

Sebagai informasi, uang sumbangan yang terkumpul lebih dari setengah miliar tersebut merupakan sumbangan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di lingkup Pemprov Riau.

Termasuk di dalamnya terdapat sumbangan dari Gubri Syamsuar, Wakil Gubernur Riau (Wagubri), dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau. Bahkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Riau serta Badan Zakat Nasional (Baznas) Riau juga ikut menyumbang.

Baca juga: Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Di lain kesempatan, Gubri Syamsuar mengaku sangat bersyukur karena bantuan dari Riau sudah sampai dan langsung diterima oleh Bupati Cianjur.

Tak hanya itu, Gubri Syamsuar sengaja untuk menginisiasi pengumpulan sumbangan untuk bencana gempa Cianjur dalam bentuk uang tunai sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sebab, Cianjur diketahui sedang memerlukan bantuan dalam bentuk uang tunai. Apalagi dana belanja tidak terduga (BTT) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur dikabarkan tinggal sekitar Rp 5 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com