Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tergoda Paras Cantik di MiChat, Pemuda di Tarakan Malah Jadi Korban Perampokan

Kompas.com - 27/10/2022, 17:25 WIB
Ahmad Dzulviqor,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

TARAKAN, KOMPAS.com – Seorang pemuda bernama Rahmat (22) warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menjadi korban perampokan berkelompok di belakang Hotel Frotune, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selumit, Tarakan Tengah.

Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldy mengungkapkan, peristiwa perampokan terjadi dini hari, sekitar pukul 04.15 Wita. Saat itu, Rahmat baru saja menarik uang di ATM untuk pergi makan.

Baca juga: Kenal Lewat MiChat, Oknum Kepala Sekolah Cabuli Siswi SMP di Samarinda Berkali-kali di Dalam Mobil

"Sebelumnya, korban berkomunikasi dengan akun diduga perempuan di aplikasi Michat. Dan tiba-tiba chat tak terbalas sampai pukul 03.00 Wita. Namun, setelah ia menarik uang di ATM, ada chat kembali masuk yang mengajaknya bertemu di lokasi kejadian, di belakang Hotel Frotune,’’ ujarnya, Kamis (27/10/2022).

Di lokasi pertemuan yang disepakati, bukan perempuan seperti dalam foto akun Michat yang menemui Rahmat. Melainkan, tiga orang laki-laki yang tidak dikenalnya.

Hp Oppo Reno 6 milik Rahmat pun dirampas. Termasuk uang yang baru diambil dari ATM.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 6,2 juta, dan bergegas melapor ke kantor Polisi.

Aldi melanjutkan, para pelaku membuat akun palsu dengan mengambil beberapa foto wanita secara random di media sosial. Akun tersebut digunakan untuk memancing para calon korban.

Setelah mendapat calon korban, para pelaku mengatakan bahwa perempuan yang dipesan adalah kekasihnya,. Pelaku lalu merampas barang berharga, juga uang tunai korbannya.

Polisi berhasil mengamankan dua pelaku, bernama DD (24) dan NK (29). Sementara satu pelaku lain bernama DK, masih dalam pengejaran.

‘’Para pelaku mengakui uang yang dirampasnya, digunakan untuk keperluan sehari hari dan untuk bermain slot. Kita sangkakan 365 Ayat (2) Ke-2 KUH Pidana Jo Pasal 365 Ayat (1) KUH Pidana,’’kata Aldi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pegi Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap | Akhir Kasus Norma Risma

[POPULER NUSANTARA] Pegi Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap | Akhir Kasus Norma Risma

Regional
8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com