Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/10/2022, 09:49 WIB


KOMPAS.com – Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur (Jatim) Kholid Abdillah mengatakan, pihaknya bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menggelar Pesantren Tanggap Bencana di Bumi Maringi Peni (BMP), Tawangsari, Pujon, Kabupaten Malang, Jumat (14/10/2022).

“Pesantren Tanggap Bencana bertajuk Leadership Camp ini kami selenggarakan dengan tujuan untuk mencetak para pemimpin yang tangguh, cakap menghadapi bencana, dan berintegritas,” ungkap Kholid dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, di Malang, Selasa (18/10/2022).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 67 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Jatim, seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, dan Madiun.

Baca juga: Berkunjung ke DMC Dompet Dhuafa, Murid Living Seed School Bintaro Diajari Cara Mitigasi Bencana

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk mengenal lebih dalam tentang Urban Disaster Management dan berbagai materi lainnya, mulai dari kebencanaan umum, public speaking, kepemimpinan, hingga cinta Tanah Air.

Acara ini juga menghadirkan para pembicara dan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sudah teruji di bidangnya.

Kegiatan ini rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta untuk hadir dan mengikuti kegiatan hingga akhir. Bahkan, di antara mereka ada yang sudah mengikuti kegiatan serupa beberapa kali.

Baca juga: Meriahkan HUT Ke-495 Kota Jakarta, DMC Dompet Dhuafa Kampanyekan Tanggap Darurat di Daerah Perkotaan

Salah satunya adalah peserta asal Mojokerto, Yoga. Ia mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan serupa, namun tetap ingin hadir dalam kesempatan ini.

Yoga mengatakan, keinginan untuk terus mendapatkan ilmu dan teman baru menjadi alasan utama hadir dalam kegiatan tersebut.

“Leadership Camp ini menarik sekali, banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan. Meskipun sudah beberapa kali ikut pelatihan yang serupa, tapi bagi saya Leadership Camp yang diselenggarakan berbeda. Hal itu karena, tempatnya yang asri, nyaman, ada materi prakteknya, serta memperoleh teman baru,” ujar Yoga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.