Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2022, 14:22 WIB

SERANG, KOMPAS.com- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengembalikan berkas perkara kasus penyalahgunaan narkoba oleh dua hakim dan satu PNS Pengadilan Negeri Rangkasbitung ke penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten.

Kedua hakim jadi tersangka yakni Danu Arman dan Yudi Rozadinata, sedangkan satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) PN Rangkabitunh berinisal RAS.

"Setelah jaksa peneliti melakukan penelitian berkas perkara maka pada tanggal 25 Juli 2022 yang laku jaksa peneliti telah mengembalikan berkas perkara kepada penyidik BNN Provinsi Banten," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Banten Ivan Hebron Siahaan kepada Kompas.com, Senin (1/8/2022).

Baca juga: 2 Hakim dan ASN PN Rangkasbitung Nyabu, BNN Banten: Berkas Perkara Rampung Pekan Depan

Ivan menjelaskan, dikembalikan berkas ke penyidik BNN karena masih terdapat kekurangan berdasarkan syarat formil dan materil berkas perkara atau P18-P19.

"Pada tanggal 1 Agustus 2022 berkas perkara telah dikembalikan oleh penyidik BNN Banten ke jaksa peneliti, dan sekarang jaksa peneliti sedang melakukan penelitian berkas perkara dimaksud," ujar Ivan.

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung mengatakan, sampai saat ini belum ada perkembangan penyidikan terkait penyalahgunaan narkoba oleh hakim PN Rangkasbitung.

"Penyidikan masih berjalan sesuai timeline yang sudah kita buat. Kita akan lakukan tahap dua, dan tahap tiga akan menyerahkan barang bukti dan tersangka," kata Hendri kepada wartawan.

Hendri menyampaikan, keputusan untuk dilakukan rehabilitasi ada ditangan dari hakim pengadilan dan jaksa penuntut umum.

Baca juga: Alasan 2 Hakim PN Rangkasbitung Nyabu, BNNP Banten: Sudah Jadi Kebutuhan

Namun, kata Hendri, penyidik telah mengenakan pasal terberat kepada ketiga tersangka.

"Pasal maksimal, sudah maksimal kita lakukan itu, dimana setiap orang dilarang memiliki, menguasai, membeli, menjual, memproduksi, menggunakan, menyalahgunakan semua ada, semua lengkap (pasal)," ujar Hendri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Dikira Hilang, Gadis 15 Tahun di Palembang Ternyata Diperkosa 6 Orang

Sempat Dikira Hilang, Gadis 15 Tahun di Palembang Ternyata Diperkosa 6 Orang

Regional
Video Viral Pria Buang Sayuran ke Sungai karena Harga Anjlok di Magelang

Video Viral Pria Buang Sayuran ke Sungai karena Harga Anjlok di Magelang

Regional
Pengunjung Solo Safari Membeludak di Hari Pertama Pembukaan, Manajemen: Luar biasa, di Luar Ekspektasi Kami

Pengunjung Solo Safari Membeludak di Hari Pertama Pembukaan, Manajemen: Luar biasa, di Luar Ekspektasi Kami

Regional
Gibran Kaget, Gadis SMP Dibunuh Teman Kencan Michat Bersekolah di Solo

Gibran Kaget, Gadis SMP Dibunuh Teman Kencan Michat Bersekolah di Solo

Regional
Kasus Tambang Emas Ilegal Manokwari, Polisi Buru Pemilik Modal yang Masih Buron

Kasus Tambang Emas Ilegal Manokwari, Polisi Buru Pemilik Modal yang Masih Buron

Regional
Diduga Depresi, Aipda JN Sering Ancam Warga Desa di Lampung dengan Sajam

Diduga Depresi, Aipda JN Sering Ancam Warga Desa di Lampung dengan Sajam

Regional
Seorang Pria Dilaporkan Hilang Saat Mencari Kerang di Pantai Mawun Lombok, Tim SAR Lakukan Pencarian

Seorang Pria Dilaporkan Hilang Saat Mencari Kerang di Pantai Mawun Lombok, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Harga Minyak Goreng di Palembang Mulai Naik, Wakil Walkot Curiga Ada Permainan Oknum

Harga Minyak Goreng di Palembang Mulai Naik, Wakil Walkot Curiga Ada Permainan Oknum

Regional
Kisah Pencuri Cabai di Kediri Lolos Jeratan Hukum, Berujung Sanksi Bersihkan Mushala

Kisah Pencuri Cabai di Kediri Lolos Jeratan Hukum, Berujung Sanksi Bersihkan Mushala

Regional
Gadis Asal Sumbar Dilaporkan Hilang di Pekanbaru

Gadis Asal Sumbar Dilaporkan Hilang di Pekanbaru

Regional
Sambut Pendaratan Citilink di Bandara Ngloram Blora, Ganjar Usul Event di Kawasan Cepu Diperbanyak

Sambut Pendaratan Citilink di Bandara Ngloram Blora, Ganjar Usul Event di Kawasan Cepu Diperbanyak

Regional
Longsor Manado, 2 Orang Tewas, 2 Lainnya Masih Dicari

Longsor Manado, 2 Orang Tewas, 2 Lainnya Masih Dicari

Regional
Mengenal Tembang Dhandhanggula: Makna, Watak, dan Aturan

Mengenal Tembang Dhandhanggula: Makna, Watak, dan Aturan

Regional
Harga Kedelai Tembus Rp 13.000 Per Kg, Ukuran Tahu dan Tempe di Semarang Mengecil

Harga Kedelai Tembus Rp 13.000 Per Kg, Ukuran Tahu dan Tempe di Semarang Mengecil

Regional
Polisi Selidiki Pengeroyokan Pria oleh Kelompok Baju Hitam di SPBU di Banyuwangi

Polisi Selidiki Pengeroyokan Pria oleh Kelompok Baju Hitam di SPBU di Banyuwangi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.