Kompas.com - 01/07/2022, 09:25 WIB

BUTON, KOMPAS.com - Warga Dusun Ponda, Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, resah dan takut akibat setiap hari beberapa ekor buaya masuk pemukiman warga dan meneror warga.

Buaya tersebut kerap muncul di halaman rumah yang tergenang setinggi setinggi lutut orang dewasa akibat banjir dari anak sungai yang tak jauh dari pemukiman rumah warga belum lama ini.

"Sering muncul biasa muncul 2 atau 3 ekor, takut saya lihat lorenganya saja takut, ngerilah pokoknya, lihat air sudah keruh tak bisa keluar rumah," kata seorang warga, Jamal, saat ditemui di rumahnya, pada Jumat (1/7/2022).

Jamal menuturkan, kemunculan buaya ini membuat warga menjadi takut untuk beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Aksi Pria di Buton, Tanpa Takut Tangkap Buaya Raksasa Seorang Diri Hanya Pakai Tali

"Aktivitas jadi terganggu, ke mana-mana tak bisa kayak orang di penjara, semua diam (dalam rumah) karena takut keluar rumah," ujar Jamal.

Bukan hanya itu saja, seorang warga nyaris dimangsa buaya di malam hari.

"Saya hampir saja diterkam, sudah muncul seperti yang datang, untung ada kucing," ucap warga lain, Lulu.

Menurut Lulu, buaya tersebut kerap datang setiap sore hingga malam hari.

 

Jadi untuk memenuhi kebutuhannya, warga siang hari sudah membeli berbagai kebutuhan agar malam hari tak keluar rumah lagi.

Kepala Desa Lasembangi, Sabaparta mengatakan, teror ini sudah meresahkan dan menakutkan bagi warga Dusun Ponda.

Baca juga: Cerita Kakek Usman, Tangkap Buaya 1 Ton Seorang Diri di Buton

"Buaya ini selalu muncul 3 ekor atau 4 ekor secara bersamaan. Panjangnya sekitar 4 meter. Buaya ini sampai di halaman rumah warga dusun ini," kata Sabaparta.

Sabaparta mengatakan, kedatangan buaya tersebut kerap memangsa ayam bebek hingga kambing milik warga.

"Kami mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di malam hari dan juga ke depan akan koordinasi terkait untuk menyelesaikan buaya ini," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.