Pria Ini 2 Kali Curi Helm di Tempat yang Sama, Pertama Lolos, Kedua Tertangkap Satpam

Kompas.com - 29/06/2022, 07:16 WIB

SALATIGA, KOMPAS.com - Seorang pria ditangkap setelah mencuri helm di tempat yang sama di Salatiga, Jawa Tengah.

Pelaku itu dibekuk satpam saat beraksi di halaman parkir BPR Dinamika Bangun Artha (DBA) di kompleks Pasar Blauran, Kota Salatiga, dan tertangkap CCTV.

Baca juga: Pemilik Motor Kena Tilang karena Mekanik Bengkel AHASS Tak Pakai Helm

Satpam BPR Dinamika Bangun Artha Muhammad Arif Asrofi mengatakan, pelaku mencuri helm pada Selasa (28/6/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

"Jadi dia mencuri dua kali, yang pertama setelah mendapat helm langsung dijual di pasar loak. Kemudian kembali lagi mau mencuri, tertangkap," terangnya.

Arif mengatakan dia mengamati pencuri tersebut. "Helm ada di atas genset depan kantor BPR, pria itu terlihat di samping helm. Kemudian helm itu dipakai dan dia langsung pergi," ungkapnya.

Setelah pencurian pertama, sekira dua jam kemudian pelaku kembali terlihat di area BPR DBA. Tak butuh waktu lama, Arif langsung menangkap pencuri tersebut. "Saya bawa melihat CCTV saat dia mencuri, dan saya laporkan ke kepolisian," kata Arif.

Arif mengungkapkan, helm yang dicuri pelaku dijual di pasar loak dengan harga berkisar Rp 150.000. "Pencuri itu saya minta menunjukkan tempat dia menjual helmnya, ternyata sering menjual helm hasil curian ke pasar loak," terangnya.

Dari pasar loak tersebut, setelah mengambil helm yang dicuri, pencuri helm diajak kembali ke area kantor BPR DBA. "Saya tanya identitas dan lain-lain dia tidak mau mengaku dan bungkam, lalu saya serahkan ke polisi yang menjemputnya," jelas Arif.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho Indaryanto mengatakan saat ini pelaku sedang diperiksa.

"Pelaku pencurian helm yang ditangkap sedang diperiksa oleh penyidik, termasuk kemungkinan keterlibatannya dalam kasus pencurian helm yang marak beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Baca juga: Naik Motor Tak Pakai Helm di Dekat Sawah, Warga Sukoharjo Kena Tilang ETLE, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami Korban Kasus Subang Kirim Surat Terbuka: Pak Jokowi, Bantu Polisi Ungkap Pembunuh Istri dan Anak Saya

Suami Korban Kasus Subang Kirim Surat Terbuka: Pak Jokowi, Bantu Polisi Ungkap Pembunuh Istri dan Anak Saya

Regional
Gara-gara Sepetak Sawah, Pria Ini Tewas di Tangan Tetangganya

Gara-gara Sepetak Sawah, Pria Ini Tewas di Tangan Tetangganya

Regional
Pelarian Pembunuh Guru TK di Lombok Barat, Kabur ke Bali hingga Jawa, Sempat Minta Bantuan Ustaz

Pelarian Pembunuh Guru TK di Lombok Barat, Kabur ke Bali hingga Jawa, Sempat Minta Bantuan Ustaz

Regional
Potong Dana Irigasi, Anggota DPRD Lampung Timur Masuk Bui

Potong Dana Irigasi, Anggota DPRD Lampung Timur Masuk Bui

Regional
Ganjar Perintahkan Wakil Bupati Pemalang Lanjutkan Pemerintahan Setelah Bupati MAW Kena OTT KPK

Ganjar Perintahkan Wakil Bupati Pemalang Lanjutkan Pemerintahan Setelah Bupati MAW Kena OTT KPK

Regional
Mayat yang Ditemukan di Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari, Pelakunya Pengacara

Mayat yang Ditemukan di Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari, Pelakunya Pengacara

Regional
Cerita Warga Pulau Kaleroang Morowali Tangisi Mahasiswa KKN yang Pulang, Sudah Seperti Keluarga

Cerita Warga Pulau Kaleroang Morowali Tangisi Mahasiswa KKN yang Pulang, Sudah Seperti Keluarga

Regional
Gibran: Saya Tidak Terima Warga Saya Digituin, Paspamresnya Juga Tidak Mengawal Siapa-siapa

Gibran: Saya Tidak Terima Warga Saya Digituin, Paspamresnya Juga Tidak Mengawal Siapa-siapa

Regional
Sehari Usai Dilantik Bupati Pemalang, Sekda Juga Ikut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Suap Barang Jasa dan Jabatan

Sehari Usai Dilantik Bupati Pemalang, Sekda Juga Ikut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Suap Barang Jasa dan Jabatan

Regional
Arisan Bodong Ibu Muda di Ciamis Tipu 24 Orang, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

Arisan Bodong Ibu Muda di Ciamis Tipu 24 Orang, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

Regional
Dana Insentif Nakes Padang untuk Perawatan Pasien Covid-19 Belum Cair Sejak Januari 2022

Dana Insentif Nakes Padang untuk Perawatan Pasien Covid-19 Belum Cair Sejak Januari 2022

Regional
Ayah Brigadir J: Seandainya Anak Saya Salah, Apa Harus Disiksa Seperti Itu?

Ayah Brigadir J: Seandainya Anak Saya Salah, Apa Harus Disiksa Seperti Itu?

Regional
Momen Gibran Murka dan Lepas Paksa Masker Anggota Paspampres yang Mengaku Salah Pukul Sopir

Momen Gibran Murka dan Lepas Paksa Masker Anggota Paspampres yang Mengaku Salah Pukul Sopir

Regional
Kain Tenun Donggala: Latar Belakang, Motif, dan Warna

Kain Tenun Donggala: Latar Belakang, Motif, dan Warna

Regional
Tak Terima Warganya Dipukul Anggota Paspampres, Gibran: 'Aku Isin Banget'

Tak Terima Warganya Dipukul Anggota Paspampres, Gibran: "Aku Isin Banget"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.