Mantan Pembalap Motor Balikpapan Ditangkap, Bobol Sejumlah Indomaret, Gasak Ratusan Rokok

Kompas.com - 27/06/2022, 16:43 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Mantan pembalap Kota Balikpapan berinisial ST (33) ditangkap polisi bersama temannya berinisial EG (32) baru-baru ini.

Mereka diduga melakukan pembobolan minimarket di beberapa tempat dan berhasil menggasak sejumlah barang berharga termasuk ratusan rokok berbagai merek.

Pelaku menjalankan aksinya baru-baru ini di salah satu Indomaret di Jalan MT Haryono RT 030, Balikpapan Selatan, pada Selasa (21/6/2022) pukul 01.30 Wita.

Modus operandi yang dilakukan yakni membobol tralis jendela dengan menggunakan linggis.

Baca juga: Terungkap, Motif Orangtua di Balikpapan Sekap 3 Anak Dalam Rumah Hampir Setahun

"Pelaku ini masuk dengan merusak jendela di lantai tiga pakai linggis, kemudian masuk ke dalam dan turun ke lantai satu," kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro, saat rilis kasus, pada Senin (27/6/2022).

Setelah masuk dari lantai tiga, pelaku turun ke lantai satu dan mengambil sebanyak 453 bungkus rokok berbagai merek.

Kemudian, tiga dus minyak goreng, tablet Samsung, dan kartu perdana Indomaret.

Pelaku membawa kabur barang curiannya dengan memasukkan ke dalam kantong kresek.

Akibat dari perbuatannya itu, pihak Indomaret mengalami kerugian hingga Rp 41 juta.

"Kerugian diperkirakan sekitar Rp 41 juta. Selanjutnya korban melapor ke Polresta Balikpapan," tutur Rengga.

Dari laporan tersebut polisi pun bergegas melakukan penyelidikan.

 

Setelah ditelusuri, ternyata pelaku EG merupakan residivis kasus narkoba, sedangkan mantan pembalap yakni ST merupakan residivis kasus pencurian. 

"Kedua pelaku berhasil kami amankan, dan ternyata dua-duanya ini residivis. Ini masih kami kembangkan, diduga ada TKP lainnya," ungkap dia.

Sementara itu, saat ditanya awak media ST mengaku bahwa dirinya memang seorang pembalap yang pernah mengikuti berbagai kejuaraan.

Baca juga: 3 Anak di Balikpapan Disekap Orangtua Dalam Rumah, Saat Ditemukan Sudah Pucat

 

Hanya saja, kebutuhan hidup mendesaknya untuk melakukan aksi nekat tersebut.

"Ya Pak pembalap. Buat kebutuhan hidup sehari-hari saja Pak," singkat dia, sembari berlalu digiring petugas menuju sel Mapolresta Balikpapan.

Akibat tindakannya itu, keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.