Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tenaga Honor Dihapus, Ini Respons Sejumlah Daerah di Papua Barat

Kompas.com - 08/06/2022, 15:56 WIB
Mohamad Adlu Raharusun,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MANOKWARI, KOMPAS.com- Wakil Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Papua Barat Wempi Rekung menanggapi tentang penghapusan tenaga honorer oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Wempi mengatakan, penghapusan tenaga honorer dapat berimbas pada angka pengangguran.

"Kita berharap ini (honorer) sebagai upaya untuk mengentaskan pengangguran di Manokwari Selatan, kan janji politik kita akan membuat masyarakat lebih sejahtera, kalau nganggur kan jadi miskin," kata Wempi, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Ricuh, Massa Rusak Kantor Bupati dan Rumah Sakit di Manokwari Selatan

Sedangkan di sisi lain, sektor usaha sedang dihadapkan pada kondisi pandemi. Sehingga untuk mendorong membuka lapangan kerja pun terkendala.

"Ya, dorong swasta tapi dengan pandemi Covid-19, dorong apanya? Bantu ada tapi dorong enggak ada," kata Wempi.

Wempi Rengkung mengatakan, dulu Pemda Mansel sudah merekrut sekitar lebih dari 3.000 tenaga honorer.

"Tapi kan anak daerah berharap setelah pulang studi harus ada lapangan kerja baru, janji politiknya kan memberikan kesempatan lapangan kerja kan," ucapnya.

Baca juga: 3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Pukesmas di Manokwari Selatan Ditutup Sepekan

Meski demikian, Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manokwari di era Pemerintahan Bupati Dominggus Mandacan itu menyebutkan soal keterbatasan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU).

"Cuma kan pada akhirnya itu dari anggaran daerah juga to, itu sebabnya dari pemerintah pusat kita berharap DAU dengan pertimbangan dan kebijakan pemerintah pusat bertambah pegawai honor, dulu kan ditanggung oleh daerah, tapi kalau jadi ASN, jangan bebankan daerah semua," tuturnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Regional
1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Regional
Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Regional
Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Regional
Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Regional
Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Regional
Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Regional
Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Regional
Lebaran Hari Kedua, 41.280 Orang Menyeberang ke Merak

Lebaran Hari Kedua, 41.280 Orang Menyeberang ke Merak

Regional
Gading Paradise Kebumen: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Gading Paradise Kebumen: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Pemudik yang Tertinggal di Pelabuhan Bakauheni Meninggal, Sempat Ditemukan Linglung

Pemudik yang Tertinggal di Pelabuhan Bakauheni Meninggal, Sempat Ditemukan Linglung

Regional
Detik-detik 15 Warga Jatuh Saat Jembatan Gantung Putus di Lebak, Sempat Merekam dan Tertawa

Detik-detik 15 Warga Jatuh Saat Jembatan Gantung Putus di Lebak, Sempat Merekam dan Tertawa

Regional
Meludah Sambil Pegang Tiang Lampu, Pegawai PLN di NTT Tewas Tersetrum

Meludah Sambil Pegang Tiang Lampu, Pegawai PLN di NTT Tewas Tersetrum

Regional
Cerita Warga Muratara Sumsel Rayakan Lebaran dengan Naik Perahu Saat Kondisi Banjir

Cerita Warga Muratara Sumsel Rayakan Lebaran dengan Naik Perahu Saat Kondisi Banjir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com