Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkas Lengkap, Bos Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak Diserahkan ke Jaksa

Kompas.com - 08/06/2022, 15:37 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Maluku, menyerahkan WA alias Mas Win (40), tersangka kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara (Minerba) tanpa izin ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU berlangsung di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon pada Rabu (8/6/2022).

Baca juga: 200 Tenda di Gunung Botak Dibongkar Aparat, 1.000 Penambang Ilegal Dipaksa Turun

Adapun sejumlah barang bukti yang dibawa penyidik untuk diserahkan ke JPU di antaranya alat pemurnian emas dan dua bongkahan emas seberat 401,48 gram.

“Tersangka diserahkan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh jaksa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat di Ambon, Rabu.

Penyerahan tersangka yang yang merupakan salah satu pengusaha emas illegal di kawasan Gunung Botak ini diterima oleh JPU Kejati Maluku, Junet Pattiasina.

“Sebelum tersangka diserahkan ke Kejaksaan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Tersangka awalnya ditangkap polisi saat sedang mengolah material emas di rumahnya, Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Jumat (8/4/2022).

Tersangka ditangkap Tim Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Maluku setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat.

Baca juga: Seorang Penambang Ilegal Tewas Tertimbun di Kawasan Gunung Botak

 

Setelah ditangkap, WA langsung dibawa petugas ke Polda Maluku di Kota Ambon untuk menjalani pemeriksaan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat menggunakan Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sebagaimana diubah dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Regional
Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Regional
Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Regional
Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Regional
Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Regional
Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Regional
2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

Regional
Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Regional
Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com