Baru Bebas dari Penjara, Residivisi Kasus Sodomi ABG di Sumsel Kembali Berulah

Kompas.com - 21/05/2022, 12:20 WIB

 

MUSIRAWAS, KOMPAS.com - Seorang residivis sodomi anak di bawah umur inisial YN (40) kembali berulah setelah baru beberapa hari bebas mendekam di sel tahanan selama 10 tahun penjara atas kasus serupa.

Akibatnya, YN kini ditangkap oleh Satreskrim Polres Musi Rawas, usai dilaporkan oleh keluarga korban yakni AA (17).

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Dedy Rahmat Hidayat mengatakan, tersangka YN ditangkap saaat hendak menaiki bus antar kota dengan tujuan Lubuk Linggau.

Sebab, YN mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan oleh AA, setelah dia mengancam korban.

Baca juga: Alasan Petani di Sumsel Jadi Tersangka Usai Tembak Mati Orang yang Membegalnya

“Pelaku ini mengancam akan menyebarkan videonya saat melakukan aksi kepada korban, sehingga korban takut dan membuat laporan ke kami. Betul, pelaku adalah residivis dan sudah 10 tahun di penjara, dia baru saja bebas,” kata Dedy, pada Sabtu (21/5/2022).

Dedy menerangkan, dari hasil pemeriksaan korban ternyata sudah 10 kali disodomi oleh pelaku.

Kejadian itu berawal sekitar pertengahan Mei lalu pelaku memberikan sejumlah uang kepada AA.

“Sehingga, korban mau menuruti permintaan pelaku,” ujar dia.

 

Selanjutnya, korban AA pun kembali diberi uang oleh YN untuk menebus ponselnya yang sudah digadaikan kepada temannya sendiri.

Namun, setelah uang diberikan, korban rupanya menolak untuk melayani YN sehingga pelaku mengancam akan menyebarkan video mereka.

“Tersangka ini merekam korban saat disodomi, rekaman video itu sudah kami sita sebagai barang bukti,” ujar dia.

Baca juga: Buka Praktik Ilegal hingga Urus 20 Pasien, Ini Pengakuan Dokter Gadungan di Sumsel

Atas perbuatannya, YN pun terancam dikenakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, Pasal 82 dengan ancaman pidana penjara selama 15 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jojo, Anjing di Bali yang Mati Ditembak Orang Tak Dikenal dengan Senapan Angin

Jojo, Anjing di Bali yang Mati Ditembak Orang Tak Dikenal dengan Senapan Angin

Regional
Dua Kakak Beradik ODGJ Dikurung Puluhan Tahun hingga Lumpuh, Hanya Dirawat Lansia

Dua Kakak Beradik ODGJ Dikurung Puluhan Tahun hingga Lumpuh, Hanya Dirawat Lansia

Regional
Kala 'Ojo Dibandingke' Menggoyang Istana, Jadi Potret Musisi Daerah 'Kuasai' Jakarta...

Kala "Ojo Dibandingke" Menggoyang Istana, Jadi Potret Musisi Daerah "Kuasai" Jakarta...

Regional
Kisah 3 Delegasi Paskibra dari SMAN 15 Semarang, Lelah yang Terbayar Tuntas

Kisah 3 Delegasi Paskibra dari SMAN 15 Semarang, Lelah yang Terbayar Tuntas

Regional
Mengaku Dukun dan Bisa Obati Penyakit, Petani di Riau Perkosa Remaja Putri

Mengaku Dukun dan Bisa Obati Penyakit, Petani di Riau Perkosa Remaja Putri

Regional
Diduga Banyak Oknum Bermain dalam Kasus Lahan Bong Mojo Solo, Polisi Dalami Tersangka Baru

Diduga Banyak Oknum Bermain dalam Kasus Lahan Bong Mojo Solo, Polisi Dalami Tersangka Baru

Regional
Respons Jenderal Dudung soal Brigjen TNI Tembak Kucing dengan Senapan

Respons Jenderal Dudung soal Brigjen TNI Tembak Kucing dengan Senapan

Regional
Purnawirawan TNI Tewas Ditikam di Lembang, Dikenal Tak Punya Tempat Tinggal

Purnawirawan TNI Tewas Ditikam di Lembang, Dikenal Tak Punya Tempat Tinggal

Regional
Pekerja di Banyumas Tewas Usai Tersengat Listrik dan Jatuh dari Atap Studio Radio

Pekerja di Banyumas Tewas Usai Tersengat Listrik dan Jatuh dari Atap Studio Radio

Regional
Saat Martinus Sajikan Tuak Manis Pakai Daun Lontar untuk Menteri PDTT dan Gubernur NTT

Saat Martinus Sajikan Tuak Manis Pakai Daun Lontar untuk Menteri PDTT dan Gubernur NTT

Regional
Satpol PP dan Pedagang di Pantai Padang Bentrok, DPRD Minta Pemkot Padang Buat Perwako

Satpol PP dan Pedagang di Pantai Padang Bentrok, DPRD Minta Pemkot Padang Buat Perwako

Regional
Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, 2 Tersangka Bermodus Ganti Rugi Bersih-bersih Lahan

Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, 2 Tersangka Bermodus Ganti Rugi Bersih-bersih Lahan

Regional
Ayo Mama, Lagu Daerah Maluku

Ayo Mama, Lagu Daerah Maluku

Regional
Kepala Sekolah dan 3 Guru yang Paksa Siswi Pakai Jilbab Diberi Sanksi, Pengamat: Evaluasi bagi Para Pendidik

Kepala Sekolah dan 3 Guru yang Paksa Siswi Pakai Jilbab Diberi Sanksi, Pengamat: Evaluasi bagi Para Pendidik

Regional
Peserta 'Touring' di Kupang Sempat Hilang di Hutan, Diduga Tersesat

Peserta "Touring" di Kupang Sempat Hilang di Hutan, Diduga Tersesat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.