Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sidang Kasus Korupsi, Bupati Nonaktif Banjarnegara Dituntut 12 Tahun Penjara

Kompas.com - 20/05/2022, 16:14 WIB
Riska Farasonalia,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Terdakwa Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono dituntut kurungan penjara 12 tahun oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tuntutan tersebut disampaikan oleh Jaksa KPK, Meyer Simanjuntak dalam sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi Dinas PUPR Tahun 2017-2018.

Budhi terbukti melakukan korupsi dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah dan penerimaan gratifikasi.

"Meminta majelis hakim menjatuhkan tindak pidana terhadap terdakwa I, Budhi Sarwono dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp 700 juta subsider 6 bulan kurungan penjara," ujar Jaksa KPK dalam tuntutannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Korupsi Dana Desa Rp 582 Juta, Mantan Kades di Bengkayang Terancam Penjara Seumur Hidup

Selain pidana penjara, Budhi Sarwono juga dituntut membayar uang penggati kerugian negara sebesar Rp 26,02 miliar.

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa I, Budhi Sarwono untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 26,028 miliar selambat lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika dalam waktu tersebut tidak bisa mengganti maka harta benda disita. Jika harta benda tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara 5 tahun," ucap jaksa.

Sementara, terdakwa II Kedy Afandi yang merupakan orang kepercayaan Budhi dijatuhi pidana kurungan penjara 11 tahun dan membayar denda sebesar Rp 700 juta.

"Menjatuhkan tindak pidana terhadap terdakwa II selama 11 tahun pidana penjara dan denda 700 juta subsider 6 bulan kurungan," tegasnya.

Atas kasus tersebut, terdakwa Budhi Sarwono dan Kedy Afandi melanggar Pasal 12 huruf i Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Keduanya juga didakwa melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus saat Diguyur Hujan Deras

Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus saat Diguyur Hujan Deras

Regional
Luncurkan Specta 2024, Pj Gubernur Nana Harap Prestasi Olahraga di Jateng Meningkat

Luncurkan Specta 2024, Pj Gubernur Nana Harap Prestasi Olahraga di Jateng Meningkat

Regional
Tingkat Aktivitas Gunung Ruang Sulut Turun dari Awas ke Siaga

Tingkat Aktivitas Gunung Ruang Sulut Turun dari Awas ke Siaga

Regional
Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota dan Dosen Mendaftar lewat PDI-P

Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota dan Dosen Mendaftar lewat PDI-P

Regional
Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Regional
Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Regional
Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com