Kompas.com - 09/05/2022, 15:39 WIB

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Arus balik di Pelabuhan Lembar, NTB hingga saat ini masih terpantau landai dan kondusif, Senin (9/5/2022).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Irvan Surahman menyampaikan, dari hasil pemantauan arus penyeberangan masih terpantau normal dan landai.

“Jadi dalam mengantisipasi arus balik ini, kami terus melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait. Alhamdullilah, prediksi sebelumnya terjadinya puncak arus balik hari ini masih terpantau landai,” ungkap Irvan, Senin.

Baca juga: Penumpang Mudik Lebaran 2022 di Bandara Lombok Naik 1.000 Persen

Irvan mengungkapkan, situasi ini juga terpangaruh oleh tersedianya banyak pilihan rute penyeberangan.

Masyarakat mempunyai banyak pilihan dalam menentukan rute penyeberangan ke berbagai daerah.

“Dengan banyaknya rute penyeberangan, sehingga tidak terjadi penumpukan arus balik penumpang maupun kendaraan. Adapun rute penyeberangan yang tersedia mulai dari rute Banyuwangi, Surabaya, Situbondo, dan Bali, hingga NTT,” kata Irvan.

Selain itu, situasi masih terkendali karena kesadaran pemudik yang melengkapi dokumen syarat perjalanan seperti surat keterangan kesehatan Covid-19.

“Sehingga dari hasil pemeriksaan yang rutin kami laksanakan, pemudik tidak ada sampai terhambat terkait dokumen perjalanan," kata Irvan.

Kendati demikian, disampaikan Irvan, pemeriksaan tetap dilakukan, untuk mengantisipasi antisipasi terhambatnya perjalanan pemudik baik di tempat tujuan, maupun sebaliknya.

Baca juga: 170.000 Kendaraan Lintasi Garut di Puncak Arus Balik, Polisi Lanjutkan Pengamanan Jalur Mudik

Diterangkan Irvan, sebagaimana, ketentuannya telah tertuang dalam Pemberlakuan SE Satgas Covid-19 No 22 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi di  Pelabuhan PT ASDP Lembar.

“Jadi sarana pendukung seperti scan barcode aplikasi PeduliLindungi semuanya berfungsi dengan baik. Serta pemudik rata-rata telah melakukan persiapan terkait dokumen perjalanan seperti surat keterangan rapid tes antigen dan sertifikat vaksin minimal tahap I atau dosis pertama,” kata Irvan.

Meskipun terpantau landai, ia dan jajarannya tetap mengingatkan kepada pengguna jasa penyeberangan Lembar untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Walaupun semua ketentuan perjalanan telah memenuhi, penerapan protokol kesehatan jangan sampai mengabaikannya. Untuk kesehatan dan keselamatan kita semua, mencegah terjadinya lonjakan penyebaran Covid-19 saat mudik Lebaran,” kata Irvan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Resesi Dunia, Lahan Bekas Tambang di Bangka Belitung Dimaksimalkan untuk Pangan

Antisipasi Resesi Dunia, Lahan Bekas Tambang di Bangka Belitung Dimaksimalkan untuk Pangan

Regional
MA Kabulkan Permohonan Kasasi Pemkot Solo Atas Tanah Sriwedari

MA Kabulkan Permohonan Kasasi Pemkot Solo Atas Tanah Sriwedari

Regional
Dugaan Korupsi Retribusi Sampah Bandar Lampung, Mantan Kadis Lingkungan Hidup Diperiksa 10 Jam

Dugaan Korupsi Retribusi Sampah Bandar Lampung, Mantan Kadis Lingkungan Hidup Diperiksa 10 Jam

Regional
Curhat Penjual Tempe di Semarang, Dimarahi Pembeli karena Ukuran Tempe Semakin Kecil

Curhat Penjual Tempe di Semarang, Dimarahi Pembeli karena Ukuran Tempe Semakin Kecil

Regional
Diusulkan Jadi Bakal Caleg DPR RI, FX Rudy Maju di Dapil Puan Maharani

Diusulkan Jadi Bakal Caleg DPR RI, FX Rudy Maju di Dapil Puan Maharani

Regional
Ibu Rumah Tangga Asal Madiun Tewas Saat Snorkeling di Gili Meno, Begini Kronologinya

Ibu Rumah Tangga Asal Madiun Tewas Saat Snorkeling di Gili Meno, Begini Kronologinya

Regional
Banjir Palembang Tak Kunjung Surut, 2 Unit Pompa Air Diturunkan untuk Sedot Air

Banjir Palembang Tak Kunjung Surut, 2 Unit Pompa Air Diturunkan untuk Sedot Air

Regional
Kesaksian Warga saat Api Lalap 3 Rumah di Bima yang Tewaskan Ibu dan Anak

Kesaksian Warga saat Api Lalap 3 Rumah di Bima yang Tewaskan Ibu dan Anak

Regional
Sambo Minta Maaf di Persidangan, Ayah Brigadir J: Setelah Bicara Hukum, Baru Bicara Maaf

Sambo Minta Maaf di Persidangan, Ayah Brigadir J: Setelah Bicara Hukum, Baru Bicara Maaf

Regional
Rektor UIN Raden Fatah Palembang: Ada Dugaan Pengkhianatan dalam Penganiayaan Mahasiswa

Rektor UIN Raden Fatah Palembang: Ada Dugaan Pengkhianatan dalam Penganiayaan Mahasiswa

Regional
Cerita Bidan di Perbatasan RI-Malaysia, Jadi Anak Angkat Dukun hingga Disidang secara Adat

Cerita Bidan di Perbatasan RI-Malaysia, Jadi Anak Angkat Dukun hingga Disidang secara Adat

Regional
Syarat dan Cara Pecah Kartu Keluarga (KK)

Syarat dan Cara Pecah Kartu Keluarga (KK)

Regional
Kasus Gigitan Meningkat, Bupati Sikka: Batasi Pergerakan Anjing

Kasus Gigitan Meningkat, Bupati Sikka: Batasi Pergerakan Anjing

Regional
Fakta Kasus Ledakan Bom Pipa Dekat Rumah Warga di Riau

Fakta Kasus Ledakan Bom Pipa Dekat Rumah Warga di Riau

Regional
Satu Mahasiswi Korban Angkot Terbalik di Bukittinggi Meninggal Dunia

Satu Mahasiswi Korban Angkot Terbalik di Bukittinggi Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.