Kasus Diklatsar Menwa UNS Divonis Dua Tahun, Keluarga Gilang Endi Saputra Kecewa

Kompas.com - 04/04/2022, 15:14 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Ibunda Gilang Endi Saputra, Endang (52) tak kuasa menahan tangis saat hadiri sidang putusan atau vonis insiden Diklatsar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa (Menwa), Senin (4/4/2022).

Gilang Endi Saputra merupakan mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) meninggal dalam insiden tersebut pada November 2021 lalu.

Pantauan Kompas.com, Endang mulai menangis saat pembacaan awal, kronologi hingga saksi yang dihadirkan selama sidang, yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Suprapti.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Tewasnya Menwa UNS Digelar Hari Ini, Kedua Terdakwa Tak Menyangkal Dakwaan JPU

Endang yang berada di bangku barisan depan didampingi oleh suaminya Sunardi (52), harus dibopong keluar ditengah-tengah sidang.

"Kalau tidak kuat, bisa dibawa keluar dulu ke Ruang Kesehatan," kata Ketua Majelis Hakim Suprapti.

Saat keluar sidang, Endang tampak lemas dan hampir pingsan di Ruang Sidang. Setelahnya, Ketua Majelis Hakim lalu melanjutkan sidang tersebut.

Sidang berakhir dengan putusan dua terdakwa yakni FPJ (22) dan NFM (22), divonis dua tahun penjara dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Yang berbunyi, barangsiapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

"Tentunya kami keluarga merasa kecewa dengan Majelis Hakim," kata Ayah Gilang Edi Saputra, Sunardi (55), seusai persidangan, Senin (4/4/2022).

Meski dengan perasaan kecewa, Sunardi mengaku tetap menghormati vonis yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta.

"Tentunya kami terima. Saya serahkan ke Penutupan Umum, mohon doanya," kata Sunardi menahan tangis.

Selain itu, hingga pembacaan vonis ini Sunardi mengatakan keluarga atau perwakilan dari kedua terdakwa belum berkujung ke Rumahnya.

"Sementara saat ini belum," katanya,

Baca juga: 2 Terdakwa Kasus Tewasnya Gilang Mahasiswa UNS Divonis 2 Tahun, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Banjir Bandang di Pati, Ganjar Instruksikan Reboisasi Kendeng

Cegah Banjir Bandang di Pati, Ganjar Instruksikan Reboisasi Kendeng

Regional
Dituding Merusak Hutan Mangrove, Bupati Alor Dilaporkan ke Polda NTT

Dituding Merusak Hutan Mangrove, Bupati Alor Dilaporkan ke Polda NTT

Regional
Diduga Perkosa Siswi SMA, Seorang Mahasiswa di Kupang Ditangkap

Diduga Perkosa Siswi SMA, Seorang Mahasiswa di Kupang Ditangkap

Regional
Pantai Jasri: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Jasri: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Bawa Bantuan Gempa Cianjur, Mobil Pikap Ditabrak Bus di Tol Cipali hingga Terguling, 1 Orang Tewas

Bawa Bantuan Gempa Cianjur, Mobil Pikap Ditabrak Bus di Tol Cipali hingga Terguling, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Selidiki Dugaan Penyimpangan Prosedur dalam Kasus Pemecatan CPNS Cilacap

Ombudsman Selidiki Dugaan Penyimpangan Prosedur dalam Kasus Pemecatan CPNS Cilacap

Regional
Cek Jembatan Juwana, Ganjar : Enggak Bisa Cepat, Kecuali yang Mengerjakan Bandung Bondowoso

Cek Jembatan Juwana, Ganjar : Enggak Bisa Cepat, Kecuali yang Mengerjakan Bandung Bondowoso

Regional
Kasus Dugaan Perselingkungan Dosen dan Staf di Sikka, Universitas Layangkan Surat Panggilan

Kasus Dugaan Perselingkungan Dosen dan Staf di Sikka, Universitas Layangkan Surat Panggilan

Regional
Saat Warga Terdampak Banjir Pati Semringah Dikunjungi Ganjar

Saat Warga Terdampak Banjir Pati Semringah Dikunjungi Ganjar

Regional
Daftar UMP dan UMK Jateng 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Daftar UMP dan UMK Jateng 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Desember 2022

Regional
Diduga Frustasi Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Frustasi Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
UMK 2023 di 35 Kabupaten/Kota di Jateng Serentak Naik, Berikut Besaran dan Kenaikannya

UMK 2023 di 35 Kabupaten/Kota di Jateng Serentak Naik, Berikut Besaran dan Kenaikannya

Regional
Operasional SPBU Milik Pemkab Sikka Mandek, Kabag Ekonomi: Kehabisan Biaya

Operasional SPBU Milik Pemkab Sikka Mandek, Kabag Ekonomi: Kehabisan Biaya

Regional
Menyetrum Ikan di Samping Rumah, Pria di Kalsel Ditemukan Tewas

Menyetrum Ikan di Samping Rumah, Pria di Kalsel Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.