Jembatan Gantung Rusak, Wisata Cunca Wulang di Labuan Bajo Diminta Tutup Sementara

Kompas.com - 28/03/2022, 08:58 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Jembatan gantung yang terbuat dari kayu menuju destinasi wisata Cunca Wulang, di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, rusak sejak 2021. 

Guide lokal, Yosep Bensuin mengatakan, papan pada jembatan gantung itu sudah ada yang keropos.

Akibatnya, jembatan gantung dengan panjang 60-an meter itu pun berlubang.

Baca juga: 18 Ton Minyak Goreng Diduga Ilegal dari Surabaya Diamankan di Pelabuhan Labuan Bajo

"Takutnya kan saat orang atau wisatawan lewat, papannya jebol. Apalagi kayu di bawahnya sudah mulai lapuk. Kita minta destinasi wisata Cunca Wulang ini ditutup sementara sampai jembatan selesai diperbaiki," kata Yosep saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (27/3/2022).

Penutupan sementara, lanjut dia, untuk mencegah kecelakaan wisatawan saat berkunjung mengingat.

"Lebih baik kita cegah memang. Daripada nanti hal buruk terjadi. Dampaknya kan pasti besar," ungkapnya.

Ia pun meminta Pemda Manggarai Barat segera memperbaiki jembatan gantung di destinasi wisata tersebut demi kenyamanan para wisatawan.

Baca juga: Jembatan Gantung Senilai Rp 319 Juta yang Putus di Ciamis Ternyata Belum Diresmikan, Ini Kata Kades

 

Sebab, pengamatan warga, kondisi jembatan itu cukup membahayakan.

"Baru-baru ada tamu dari Kalimantan datang ke sini. Dia bilang, kayu Ulin yang jadi balok dan papan jembatan itu mesti selalu kena air supaya bertahan lama. Kalau gantung begitu, kayunya cepat lapuk. Mungkin ini yang perlu diperhatikan jika Pemda hendak memperbaiki kembali jembatan gantung ini," imbuhnya.

Untuk diketahui, Cunca Wulang merupakan salah satu spot wisata alam yang recommended di sekitar Labuan Bajo.

Dari Labuan Bajo ke destinasi wisata itu bisa ditempuh selama 40 menit. Akses infrastruktur menuju tempat ini sudah memadai.

Sementara itu belum ada keterangan resmi dari pihak pemda terkait kondisi jembatan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Suporter dan Pemain di Sejumlah Daerah Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Ketika Suporter dan Pemain di Sejumlah Daerah Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Regional
Api dan Asap Kembali Muncul dari Tanah di TTS, Kades Sebot: Sudah 2 Kali Bunyi Ledakan

Api dan Asap Kembali Muncul dari Tanah di TTS, Kades Sebot: Sudah 2 Kali Bunyi Ledakan

Regional
2 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Pedagang hingga tewas di Labuan Bajo

2 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Pedagang hingga tewas di Labuan Bajo

Regional
Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo Akan Diresmikan Presiden Jokowi dan Putra Mahkota UEA

Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo Akan Diresmikan Presiden Jokowi dan Putra Mahkota UEA

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Oktober 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Oktober 2022

Regional
Perakit Bom Pipa di Riau Belum Terindikasi Jaringan Teroris

Perakit Bom Pipa di Riau Belum Terindikasi Jaringan Teroris

Regional
Kasus Suap PUPR Muba, AKBP Dalizon Keberatan Bayar Uang Pengganti Rp 10 Miliar

Kasus Suap PUPR Muba, AKBP Dalizon Keberatan Bayar Uang Pengganti Rp 10 Miliar

Regional
Masuk Pancaroba, Warga Bima dan Dompu Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Masuk Pancaroba, Warga Bima dan Dompu Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Regional
Tersangkut Jaring Nelayan, Hiu Tutul Seberat 1 Ton di Cilacap Ditarik Kembali ke Laut dengan 5 Perahu

Tersangkut Jaring Nelayan, Hiu Tutul Seberat 1 Ton di Cilacap Ditarik Kembali ke Laut dengan 5 Perahu

Regional
Banjir Aceh Utara Meluas, 6 Sekolah Diliburkan

Banjir Aceh Utara Meluas, 6 Sekolah Diliburkan

Regional
Senggol Batang Pohon, Mobil Boks Kehilangan Kendali dan Tabrak Toko Kelontong di Blitar

Senggol Batang Pohon, Mobil Boks Kehilangan Kendali dan Tabrak Toko Kelontong di Blitar

Regional
Perakit Bom Pipa di Riau Pernah Tembak Anak Kecil Pakai Senapan Angin

Perakit Bom Pipa di Riau Pernah Tembak Anak Kecil Pakai Senapan Angin

Regional
Ibu di Grobogan Tewas Disambar Kereta Api

Ibu di Grobogan Tewas Disambar Kereta Api

Regional
Pj Wali Kota Lhokseumawe Hapus Mobil Dinas Wali Kota dan 4 Pimpinan Pesantren

Pj Wali Kota Lhokseumawe Hapus Mobil Dinas Wali Kota dan 4 Pimpinan Pesantren

Regional
Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang ke Pengemis dan Gelandangan di Semarang Tuai Pro Kontra

Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang ke Pengemis dan Gelandangan di Semarang Tuai Pro Kontra

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.