Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/03/2022, 18:50 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), masih mendalami kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay terhadap Yaner Sesfaot (25), sopir mobil ambulans milik Puskesmas Kualian.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim, mengatakan, pihaknya sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Kita sudah layangkan undangan terhadap beberapa orang saksi," ujar Mahdi kepada Kompas.com, Senin (7/3/2022) petang.

Baca juga: Wakil Bupati TTS Tampar Sopir Ambulans, Pengamat: Jangan Ada Lagi Tamparan ke Orang Kecil Lainnya

Undangan yang dimaksud adalah surat panggilan pemeriksaan terhadap para saksi. Pemeriksaan itu direncanakan akan berlangsung dalam pekan ini.

Mahdi mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi korban selaku pelapor dan masih mendalami kasus ini.

Sementara agenda untuk pemeriksaan terhadap Wakil Bupati TTS Army Konay selaku terlapor belum diagendakan.

Sebelumnya diberitakan, Yaner Sesfaot (25), sopir mobil ambulans milik Puskesmas Kualian, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke kepolisian setempat.

Baca juga: Sopir Ambulans yang Dianiaya Wakil Bupati TTS Lapor Polisi

Dia melaporkan Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay ke Mapolres TTS karena menganiayanya di salah satu bengkel mobil di Kota Soe, ibu kota Kabupaten TTS.

Laporan Yaner tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/62/III/2002/SPKT/RES TTS/POLDA NTT, Kamis, 3 Maret 2022.

"Saya sudah laporkan Bapak Wakil Bupati ke Polres. Saat lapor, saya didampingi pengurus Araksi (Aliansi Rakyat Anti Korupsi)," ujar Yaner saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Kamis (3/3/2022) pagi.

Sementara itu, Jhony Army Konay membenarkan bahwa dirinya telah menampar Yaner Sesfao, sopir mobil ambulans yang melaporkannya ke polisi.

Army mengaku menampar Yaner sebanyak sekali karena sikap Yaner yang disebut tidak beretika dan membangkang saat berbicara dengan dirinya di rumah jabatan Wakil Bupati TTS.

Army menyebut, tamparannya tidak kuat dan hanya sekali.

Baca juga: Akui Tampar Sopir Ambulans, Wakil Bupati TTS: Dia Tidak Sopan, Duduk Sejajar Saya

"Dia masuk di rumah jabatan tidak sopan, duduk sejajar saya. Saya suruh dia cabut masker baru berbicara karena dia berbicara tidak jelas, tapi dia malah melawan. Makanya saya tampar dia, tapi tidak kuat," ujar Army kepada sejumlah wartawan, Kamis (3/3/2022).

"Setelah saya tampar, dia malah bangun jalan ke luar, setelah itu kembali masuk dan duduk sejajar lagi dengan saya,” sambung Army.

Setelah kejadian tersebut, Army lalu meminta Yaner, kepala Puskesmas Kualin dan seorang dokter untuk pulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Bukan Audi A8, Keluarga Klaim Selvi Amalia Ditabrak Mobil Polisi | Pesan Ganjar untuk Para Kades Soal Kekuasaan

[POPULER NUSANTARA] Bukan Audi A8, Keluarga Klaim Selvi Amalia Ditabrak Mobil Polisi | Pesan Ganjar untuk Para Kades Soal Kekuasaan

Regional
Kecelakaan Maut di Padang Panjang, Truk Rem Blong Tabrak 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Kecelakaan Maut di Padang Panjang, Truk Rem Blong Tabrak 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Regional
Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Regional
9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

Regional
Serangan Umum Surakarta, Perang 4 Hari 4 Malam Akibat Agresi Militer Belanda II

Serangan Umum Surakarta, Perang 4 Hari 4 Malam Akibat Agresi Militer Belanda II

Regional
Begini 4 Arahan Ganjar untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem: Kontak Saya, Laporkan, dan Usulkan!

Begini 4 Arahan Ganjar untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem: Kontak Saya, Laporkan, dan Usulkan!

Regional
Uang Rp 35 Juta Milik Eks Wagub NTT Raib di Rekening, Polisi Minta Keterangan Sejumlah Pihak

Uang Rp 35 Juta Milik Eks Wagub NTT Raib di Rekening, Polisi Minta Keterangan Sejumlah Pihak

Regional
Polisi di Bima Jadi Tersangka Peredaran Narkoba

Polisi di Bima Jadi Tersangka Peredaran Narkoba

Regional
Kuota 17.680 per Tahun dengan Harga Lebih Mahal, Antrean Haji Khusus Sampai 8 Tahun

Kuota 17.680 per Tahun dengan Harga Lebih Mahal, Antrean Haji Khusus Sampai 8 Tahun

Regional
Bhabinkamtibmas di Banyumas Ini Sediakan Mobil Khusus untuk Antar Jemput Gratis Buat Warga Berobat

Bhabinkamtibmas di Banyumas Ini Sediakan Mobil Khusus untuk Antar Jemput Gratis Buat Warga Berobat

Regional
Selain 'Infak', 'Zakat' Juga Jadi Kode Penitipan Calon Mahasiswa Unila

Selain "Infak", "Zakat" Juga Jadi Kode Penitipan Calon Mahasiswa Unila

Regional
Kisah Astuti, Orang Utan yang Terselamatkan dari Perdagangan Satwa Liar

Kisah Astuti, Orang Utan yang Terselamatkan dari Perdagangan Satwa Liar

Regional
Selama Januari 2023, Dinkes Sumbawa Catat 71 Kasus DBD

Selama Januari 2023, Dinkes Sumbawa Catat 71 Kasus DBD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.