5 Fakta Kota Sorong, Pintu bagi Investor Ke Pulau Papua yang Penuh Daya Tarik

Kompas.com - 19/02/2022, 07:51 WIB

KOMPAS.com - Kota Sorong merupakan salah satu kawasan di Papua Barat yang menjadi lokasi transit bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Raja Ampat.

Melansir laman papuabarat.bpk.go.id, nama Sorong berasal dari bahasa Biak “Soren” yang artinya laut yang dalam dan bergelombang.

Baca juga: 7 Orang di Sorong Positif Covid-19 Varian Omicron

Kata Soren kemudian dilafalkan oleh para pendatang yaitu pedagang Tionghoa, Maluku, Sanger Talaut, dan Misionaris dari Eropa dengan sebutan Sorong.

Baca juga: Tercatat 444 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Sorong, Pemkot Siapkan 3 Rumah Sakit Rujukan

Kota di Bumi Cendrawasih ini ternyata memiliki beberapa fakta menarik yang bisa memikat wisatawan.

Baca juga: Viral, Video Petugas PLN di Sorong Bergelantung di Kabel Setelah Tersengat Listrik

1. Pelabuhan Sorong

KM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020).ANT/ERNEST KAKISINA KM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020).

Pelabuhan Sorong tidak hanya berfungsi sebagai lalu lintas wisatawan dari dan ke kawasan wisata Raja Ampat.

Sebagai home base bagi perusahaan-perusahaan minyak yang beroperasi di Kabupaten Sorong, pelabuhan ini juga menjadi pintu bagi peluang investasi.

Tak hanya perusahaan minyak, pelabuhan ini juga memiliki fasilitas untuk sektor perikanan laut termasuk pabrik es, tempat pelelangan dan pangkalan pendaratan ikan.

Dengan adanya pelabuhan ini, Kota Sorong menjadi salah satu pintu gerbang Pulau Papua bagi investor untuk menanamkan modalnya.

2. Pantai Tembok Berlin

Pemandangan matahari terbenam dan hamparan laut lepas di area dermaga tepi pantai di Kasuari Valley Beach Resort di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (25/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan matahari terbenam dan hamparan laut lepas di area dermaga tepi pantai di Kasuari Valley Beach Resort di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (25/10/2021).

Tak seperti Tembok Berlin di Jerman yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur, Tembok Berlin di Sorong justru tidak terlihat menyeramkan.

Tembok Berlin di Sorong menjadi pembatas antara wilayah pantai dengan jalan raya tepi pantai yang bentuknya memanjang.

Kawasan ini menjadi lokasi berkumpulnya wisatawan untuk menikmati kuliner laut dan salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

3. Tugu Trikora Wersar

Tugu Trikora di Kampung Wersar, Distrik Teminabuan menyimpan sejarah perjuangan rakyat dalam mengembalikan Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Lokasi pembangunan Tugu Trikora dahulu adalah lokasi penerjunan Pasukan Gerak Cepat Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) tahun 1962.

Pasukan tersebut datang dalam rangka Operasi Pembebasan Irian Barat yang dinamai Komando Trikora.

Tugu ini didirikan untuk mengenang para penerjun AURI yang gugur untuk mengembalikan Papua ke NKRI.

Saat itu bendera Merah Putih berkibar pertama kali di tanah Papua yaitu di Kampung Wersar, Teminabuan.

4. Pagoda Sapta Ratna

Pagoda Sapta Ratna yang berada di tengah Kota Sorong mudah diakses wisatawan dengan berbagai moda transportasi. dok. indonesia.travel Pagoda Sapta Ratna yang berada di tengah Kota Sorong mudah diakses wisatawan dengan berbagai moda transportasi.

Pagoda Sapta Ratna adalah satu-satunya pagoda sebagai rumah ibadah dan tempat penyimpanan abu jenazah bagi umat Buddha yang bermukim di Kota Sorong dan sekitarnya.

Bangunan bertingkat tujuh ini memiliki nama asli Qi Bao Ta yang juga menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di Kota Sorong.

Namun seiring berjalannya waktu, lokasi ini dijadikan salah satu landmark yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Dari Pagoda Sapta Ratna pemandangan pemandangan Kota Sorong ke arah laut terlihat dengan jelas.

5. Pulau Doom

Pulau Doom menjadi salah satu objek wisata yang bisa ditempuh dalam waktu 10 menit dengan perahu dari Kota Sorong.

Pemandangan laut yang indah akan mengantar wisatawan ke pulau dengan sejarah bekas pusat pemerintahan Belanda di wilayah Timur Indonesia pada massa perang dunia ke II.

Belanda membangun Pulau Doom dengan rapi dengan blok-blok perumahan yang berjajar.

Selain Belanda, Jepang juga sempat menguasai Pulau Doom dan membangun sistem pertahanan di sana.

Sumber:
bpk.go.id 
pariwisata.papua.go.id 
sorongselatankab.go.id 
indonesia.travel 
papuabarat.antaranews.com 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 4,7 Guncang Pulau Saringi dan Sumbawa, Warga Berlarian Panik

Gempa M 4,7 Guncang Pulau Saringi dan Sumbawa, Warga Berlarian Panik

Regional
Profil Singkat Dewi Centong, Camat Payakumbuh yang Dimutasi Usai Bergaya Ala Citayam Fashion Week

Profil Singkat Dewi Centong, Camat Payakumbuh yang Dimutasi Usai Bergaya Ala Citayam Fashion Week

Regional
Jokowi Lewat Depan Kedainya, Pedagang di Bengkayang Menagis Terharu

Jokowi Lewat Depan Kedainya, Pedagang di Bengkayang Menagis Terharu

Regional
49.000 Nakes di Sumsel Mulai Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

49.000 Nakes di Sumsel Mulai Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

Regional
Tolak Kedatangan Kepala Sekolah, Ratusan Siswa SMA di Muna Sultra Boikot dan Segel Sekolah

Tolak Kedatangan Kepala Sekolah, Ratusan Siswa SMA di Muna Sultra Boikot dan Segel Sekolah

Regional
Kepala Kampung di Nduga Ambil Rp 150 Juta Dana Desa, Diserahkan ke Oknum ASN untuk Beli Amunisi Bagi KKB

Kepala Kampung di Nduga Ambil Rp 150 Juta Dana Desa, Diserahkan ke Oknum ASN untuk Beli Amunisi Bagi KKB

Regional
1.700 Sapi di Kota Padang Segera Divaksin PMK

1.700 Sapi di Kota Padang Segera Divaksin PMK

Regional
BMKG Ingatkan Bibit Siklon Tropis 97W Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG Ingatkan Bibit Siklon Tropis 97W Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

Regional
Pernikahan Kakek 65 Tahun dan Gadis 19 Tahun di Cirebon Sempat Viral, Kini Dikabarkan Telah Bercerai

Pernikahan Kakek 65 Tahun dan Gadis 19 Tahun di Cirebon Sempat Viral, Kini Dikabarkan Telah Bercerai

Regional
Cerita Ni Ketut Mayoni, Kepsek Beragama Hindu di Lombok Tengah yang Lulus Magister Pendidikan Islam

Cerita Ni Ketut Mayoni, Kepsek Beragama Hindu di Lombok Tengah yang Lulus Magister Pendidikan Islam

Regional
Jelang Diresmikan Jokowi, RSUD Soedarso Dijaga Ketat

Jelang Diresmikan Jokowi, RSUD Soedarso Dijaga Ketat

Regional
Update Kebocoran Pipa BBM Pertamina di Cilacap, Perbaikan Hampir Rampung

Update Kebocoran Pipa BBM Pertamina di Cilacap, Perbaikan Hampir Rampung

Regional
Sejumlah Emak-emak Tunggu Kedatangan Jokowi di Pasar Flamboyan Pontianak

Sejumlah Emak-emak Tunggu Kedatangan Jokowi di Pasar Flamboyan Pontianak

Regional
PMI Asal NTT Meninggal di Malaysia Saat Pemulangan ke Indonesia karena Sakit

PMI Asal NTT Meninggal di Malaysia Saat Pemulangan ke Indonesia karena Sakit

Regional
Jokowi Minta Kematian Brigadir J Diusut Tuntas: Jangan Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Jokowi Minta Kematian Brigadir J Diusut Tuntas: Jangan Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.