Panglima TNI Tegaskan Pratu BK yang Pukul 2 Polisi di Ambon Tetap Diproses Hukum

Kompas.com - 09/12/2021, 15:06 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan proses hukum terhadap Pratu BK yang terlibat baku hantam dengan dua anggota Polri di Kota Ambon tetap dilanjutkan.

Pratu BK merupakan anggota Provos Kodam XVI Pattimura. Ia terlibat baku hantam dengan dua anggota polisi lalu lintas (Polanas) Polresta Pulau Ambon pada Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Aniaya dan Lempar Teman dari Atas Jembatan, Pria di Ambon Dituntut 12 Tahun Penjara

“Kita sudah sepakat. Saya dan Kapolri, Kapolda sudah dan Pangdam juga sudah sepakat memproses hukum,” kata Andika saat meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Kamis (9/12/2021).

Andika menjelaskan, meski masalah perkelahian itu telah diselesaikan secara damai. Namun, proses hukum tetap dilakukan kasus serupa tak terulang.

Ia juga menegaskan apabila ada kasus perkelahian antara anggota TNI dan Polri maka tetap diproses hukum, meski sudah didamaikan.

 “Sehingga sudah tidak  ada lagi yang kemudian hanya begitu-begitu saja damai dalam rangka menghindari proses hukum, harus proses hukum,” tegasnya.

Andika mengingatkan setiap anggota TNI agar tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah, apalagi masalah yang dihadapi bersifat pribadi.

“Enggak boleh gunakan kekerasan apalagi konteksnya pribadi, emosi enggak boleh, oleh karena itu kita harus proses hukum,” katanya.

Baca juga: 20 Desa di Ambon Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door, Kadinkes Sebut Antusiasme Masyarakat Menurun

Sebelumnya, aksi baku hantam antara Pratu BK dengan dua anggota Polri berlangsung di di samping Pos Mutiara, Mardika, Ambon Rabu (24/11/2021) sore.

Aksi baku hantam itu pun sontak menjadi perhatian para pengguna jalan. Warga pun mengabadikan kejadian tersebut menggunakan kamera ponsel dan membagikannya ke media sosial hingga akhirnya viral. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema 'Restorative Justice'

40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema "Restorative Justice"

Regional
Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Regional
Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Regional
Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Regional
2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

Regional
Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...Bagian (1)

Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...Bagian (1)

Regional
Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Regional
Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Regional
Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Regional
Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Regional
'Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah'

"Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah"

Regional
Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Regional
Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Regional
WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

Regional
Kopeng Treetop Adventure Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kopeng Treetop Adventure Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.