Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Kompas.com - 02/12/2021, 20:36 WIB
Muhlis Al Alawi,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


MADIUN, KOMPAS.com,- Wali Kota Madiun Maidi melarang warganya menggelar pesta pergantian Tahun Baru demi mencegah penularan Covid-19. 

Selain tempat umum, kafe, hotel maupun restoran di Kota Madiun, pihaknya melarang acara pesta untuk menyambut Tahun Baru.

“Tidak boleh ada acara pesta-pesta. Termasuk pesta kembang api tidak boleh. Berbagai kebijakan ini untuk melindungi semua karena Covid-19 masih ada di sekitar kita,” kata Maidi, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Maidi mengatakan, pelarangan pesta perayaan pergantian tahun merupakan bagian dari upaya Pemkot Madiun membatasi aktivitas masyarakat mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Kebijakan itu sesuai dengan instruksi Mendagri yang memberlakukan PPKM level 3 pada masa libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan menjelang tutup tahun 2021, Pemkot Madiun akan menutup tempat-tempat keramaian lebih awal.

“Tempat publik seperti alun-alun, Pahlawan Street Center, dan tempat keramaian lainnya kami tutup mulai pukul 20.00 WIB,” ungkap Maidi.

Tak hanya itu, seluruh  lampu penerangan di ruang publik pun akan dipadamkan lebih awal. Dengan demikian, warga tidak ada lagi yang berkerumun di tempat-tempat keramaian.

Bagitu pula dengan gelar doa bersama pada malam pergantian tahun tidak diperbolehkan.

Baca juga: Larang ASN Cuti Libur Natal dan Tahun Baru, Bupati Madiun: Sudah Banyak Jadi Korban Meninggal karena Covid-19

Untuk memastikan tidak ada kerumunan di tempat-tempat keramaian, kata Maidi, Pemkot Madiun mengerahkan Satgas Covid-19 di seluruh kecamatan di kota pecel.

Bahkan satgas akan berkeliling hingga jalan-jalan kampung. Apabila ditemukan kerumunan maka petugas sesegera mungkin membubarkannya.

Tim gabungan yang terdiri dari Pemkot Madiun bersama TNI dan Polri juga akan melakukan tes cepat antigen secara acak.

Sementara khusus warga luar kota yang masuk Kota Madiun diwajibkan membawa surat antigen yang menyatakan tidak reaktif dan sudah divaksin Covid-19.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hubungan Asmara Sesama Jenis di Balik Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali

Hubungan Asmara Sesama Jenis di Balik Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali

Regional
Sempat Ditutup 6 Jam, Akses Padang-Solok Dibuka Kembali

Sempat Ditutup 6 Jam, Akses Padang-Solok Dibuka Kembali

Regional
Maju Pilkada Banten 2024, Arief R Wismansyah Ikut Penjaringan 3 Partai

Maju Pilkada Banten 2024, Arief R Wismansyah Ikut Penjaringan 3 Partai

Regional
Bocah Penjual Kue yang Tewas Kecelakaan di Pontianak Dikenal Gigih, Emoh Pulang Sebelum Dagangan Habis

Bocah Penjual Kue yang Tewas Kecelakaan di Pontianak Dikenal Gigih, Emoh Pulang Sebelum Dagangan Habis

Regional
Soal Pengangguran, Pj Gubernur Sebut Banten Jadi Tujuan Mencari Pekerjaan

Soal Pengangguran, Pj Gubernur Sebut Banten Jadi Tujuan Mencari Pekerjaan

Regional
Naskah Kuno Banyuwangi Diusung Perpusnas Masuk ke Ingatan Kolektif Nasional 2024

Naskah Kuno Banyuwangi Diusung Perpusnas Masuk ke Ingatan Kolektif Nasional 2024

Kilas Daerah
Bikin Gempar Undip, Nicholas Saputra Motivasi Mahasiswa Hadapi Ketidakpastian Masa Depan

Bikin Gempar Undip, Nicholas Saputra Motivasi Mahasiswa Hadapi Ketidakpastian Masa Depan

Regional
LKPD Kabupaten HST Kembali Raih Opini WTP dari BPK

LKPD Kabupaten HST Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Regional
3 Warga Gunungkidul yang Jalan Kaki ke Jakarta untuk Temui Prabowo Sampai Purworejo, Minta Jalan Tol Masuk Gunungkidul

3 Warga Gunungkidul yang Jalan Kaki ke Jakarta untuk Temui Prabowo Sampai Purworejo, Minta Jalan Tol Masuk Gunungkidul

Regional
Banjir Rob Pantura Sayung Demak Mulai Surut, Pemotor: Masih Mengganggu

Banjir Rob Pantura Sayung Demak Mulai Surut, Pemotor: Masih Mengganggu

Regional
PAN Usung Istri Bupati di Pilkada Kabupaten Solok 2024

PAN Usung Istri Bupati di Pilkada Kabupaten Solok 2024

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 65 Kali Selama 6 Jam, Status Siaga

Gunung Ile Lewotolok Meletus 65 Kali Selama 6 Jam, Status Siaga

Regional
Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Barang di Aplikasi Belanja Online

Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Barang di Aplikasi Belanja Online

Regional
Kecelakaan di Pontianak, 2 Bocah Penjual Kue Meninggal

Kecelakaan di Pontianak, 2 Bocah Penjual Kue Meninggal

Regional
Longsor di Sitinjau Lauik, 2 Warga Dilaporkan Hilang, Diduga Tertimbun

Longsor di Sitinjau Lauik, 2 Warga Dilaporkan Hilang, Diduga Tertimbun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com