Hilang Kontak 3 Hari, KM Subur Indah Ditemukan, Ini Cerita ABK yang Selamat

Kompas.com - 01/12/2021, 17:21 WIB
Hilang kontak sejak 28 November 2021, KM Subur Indah rute Tarakan - Pulau Sebatik ditemukan di perairan Ambalat Rabu (1/12/2021). Kapal dengan POB 5 orang dan bermuatan Sembako serta material bangunan ini mengalami kerusakan has propeller sehingga mati mesin dan terbawa gelombang menjauh dari rute seharusnya Dok.SAR TarakanHilang kontak sejak 28 November 2021, KM Subur Indah rute Tarakan - Pulau Sebatik ditemukan di perairan Ambalat Rabu (1/12/2021). Kapal dengan POB 5 orang dan bermuatan Sembako serta material bangunan ini mengalami kerusakan has propeller sehingga mati mesin dan terbawa gelombang menjauh dari rute seharusnya

KOMPAS.com - Akibat kerusakan di bagian propeller, Kapal Motor (KM) Subur Indah terombang-ambing di laut hingga sempat dinyatakan hilang kontak sejak 29 November 2021.

Lalu pada Rabu (1/12/2021), KM Subur Indah berhasil terdeteksi di Perairan Ambalat sekitar pukul 09.10 Wita.

Menurut Putra, salah satu ABK KM Subur Indah yang selamat, kapal sempat terbawa arus hingga perairan Filipina.

"Sampai Filipina kemarin kapal kami. Itulah kami berusaha betul bagaimana caranya supaya bisa hidup mesin. Kami sambung has propeller-nya pakai kain, sempat satu jam jalan kapal tapi mati karena kainnya rusak," tuturnya.

Baca juga: Kapal Pengangkut Pupuk Terbakar di Perairan Cilacap, 21 ABK Berhasil Dievakuasi

Sementara itu, menurut Kepala Kantor SAR Tarakan Amiruddin, lokasi penemuan kapal berada di sekitar 25,98 nautical mile dari Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

Kapal tersebut diduga terawa angin dan ombak hingga bergerak menjauh.

"Mesin sempat hidup dan propellernya berputar, mereka terus berusaha membuat kapal berjalan. Namun tidak lama kemudian kain tersebut rusak dan mesin kembali mati," kata Amir.

Baca juga: Kapal Angkut Sembako dan Material Bangunan Hilang Kontak di Perairan Tarakan, 5 Orang Dicari

Diduga masuk blank spot area

Unsur SAR terdiri dari Satpol Air dan TNI AL dan sipil saat melakukan pencarian KM Subur Indah yang diduga hilang kontak di perairan pantai Amal kota Tarakan Kaltara. Km Subur Indah bertolak Minggu 28 November 2021 membawa Sembako dan material bangunan ke pulau Sebatik NunukanDok.SAR Tarakan Unsur SAR terdiri dari Satpol Air dan TNI AL dan sipil saat melakukan pencarian KM Subur Indah yang diduga hilang kontak di perairan pantai Amal kota Tarakan Kaltara. Km Subur Indah bertolak Minggu 28 November 2021 membawa Sembako dan material bangunan ke pulau Sebatik Nunukan

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim SAR menduga KM Subur Indah sempat dinyatakan hilang kontak karena masuk wilayah blank spot area.

Hal itu membuat Tim SAR sulit mendeteksi keberadaan kapal tersebut.

Baca juga: KM Subur Indah yang Hilang Kontak Ditemukan, Terbawa Gelombang sampai Filipina

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Regional
Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Regional
Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Regional
Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Regional
Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Regional
KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

Regional
Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Regional
Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Regional
Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Regional
Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Regional
Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Regional
Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Regional
Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Regional
Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.