Gandeng Shopee, 26.000 Siswa SMK di Jabar Bakal Belajar Bisnis "Online"

Kompas.com - 23/11/2021, 19:33 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi bersama Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto saat menandatangani kerja sama penerapan kurikulum bisnis digital untuk SMK di Jabar di kampus UMKM Shopee, Jalan BKR, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi bersama Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto saat menandatangani kerja sama penerapan kurikulum bisnis digital untuk SMK di Jabar di kampus UMKM Shopee, Jalan BKR, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 26.000 siswa dari 206 SMK di Jabar akan menggunakan kurikulum ekonomi digital agar bisa bersaing dan diserap industri kekinian. Program itu digagas setelah Pemprov Jabar meneken kerja sama dengan e-commerce Shopee.

Kerja sama itu diteken langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi bersama Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto di kampus UMKM Shopee, Jalan BKR, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Laswee Creative Space Bandung, Dulu Aset Terbengkalai, Kini Jadi Tongkrongan Kekinian

Ridwan Kamil mengatakan, penerapan kurikulum shopee di SMK merupakan respons Pemprov Jabar menghadapi era industri 4.0.

"206 SMK akan menggunakan kurikulum Shopee, ini komitmen kongkret bahwa Jabar siap dalam ekonomi digital," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Emil mengatakan, para lulusan SMK kurikulum Shopee ini akan langsung diserap berbagai perusahaan e-commerce terutama Shopee.

Baca juga: Food Photography, Cara Dongrak Omzet dan Citra Produk UMKM Lewat Foto

 

Siswa juga akan diberikan jalan menjadi pengusaha lokal mandiri yang memahami tren ekonomi digital.

"Lulusannya diserap langsung oleh perusahaan e-commerce atau menjadi pengusaha karena sudah punya bekal," kata Emil.

Baca juga: Lulusan SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Bangka Belitung

Tingkat pengangguran terbuka di Jabar didominasi lulusan SMK

Berdasarkan data terkini, lanjut Emil, tingkat pengangguran terbuka di Jabar masih didominasi lulusan SMK.

Menurut Emil, hal tersebut disebabkan kurikulum yang tidak sesuai dengan pasar yang kini sudah bergeser. Padahal, kata dia, di era industri 4.0 saat ini akan hadir 100 juta lapangan pekerjaan baru.

Baca juga: Jumlah Pengangguran Terbuka di Jabar Capai 2,1 Juta Orang

"Market sudah bergeser tapi kurikulum kita masih merespons wajah lama ekonomi," ujarnya.

Selain Shopee, rencananya kurikulum hyundai dan samsung juga akan diterapkan di SMK.

"Ke depan ada kurikulum lain yang sedang disiapkan bekerja sama dengan perusahaan, misalnya kurikulum hyundai, samsung dan teknologi lainnya. Sehingga lulusan SMK Jabar semua terserap oleh industri 4.0," kata Ridwan Kamil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Regional
Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Regional
Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Regional
Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Regional
Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Regional
Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Regional
KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

Regional
Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Regional
Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Regional
Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Regional
Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Regional
Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Regional
Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.