Kebakaran Pabrik Dua Kelinci, Polisi: Kerugian Rp 2 Miliar

Kompas.com - 23/11/2021, 18:44 WIB
Kebakaran hebat melanda Pabrik PT. Dua Kelinci di Jalan Raya Pati - Kudus wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (23/11/2021) siang sekitar pukul 11.00. Api diduga berasal dari dalam gudang pengopenan kacang kering di sebelah barat. DOKUMEN POLSEK MARGOREJOKebakaran hebat melanda Pabrik PT. Dua Kelinci di Jalan Raya Pati - Kudus wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (23/11/2021) siang sekitar pukul 11.00. Api diduga berasal dari dalam gudang pengopenan kacang kering di sebelah barat.

PATI, KOMPAS.com - Kebakaran hebat melanda Pabrik PT Dua Kelinci di Jalan Raya Pati - Kudus wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Selasa (23/11/2021) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy menyampaikan, dari hasil keterangan yang dihimpun Polres Pati kerugian akibat kebakaran sebagian kecil bangunan pabrik PT Dua Kelinci diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.

"Keterangan Kapolres Pati kerugian sekitar Rp 2 miliar," kata Kombes Iqbal saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu sore.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Dua Kelinci di Pati, Api Diduga Berasal dari Gudang Kacang

Senior HRD PT Dua Kelinci Pati Tofan Rudianto mengatakan kebakaran yang diduga bermula dari gudang pengovenan kacang kering tersebut diketahui telah menghanguskan sekitar 5 persen dari total bangunan.

"Sesuai denah kurang lebih 5 persen bangunan terbakar mulai dari gudang dan perkantoran. Tidak ada korban jiwa. Api benar-benar padam sekitar pukul 15.00 dan selanjutnya proses pendinginan," kata Tofan.

Api diduga berasal dari gudang pengovenan kacang kering di sebelah barat.

Baca juga: Kericuhan Demo Buruh di Brebes, Pintu Pabrik Roboh Timpa Satpam dan Ancam Mogok Kerja

Semula pos keamanan Pabrik PT Dua Kelinci menerima informasi dari sambungan telepon jika muncul titik api dan kebakaran di bagian pengovenan kacang garing.

Seketika petugas PT Dua Kelinci langsung membunyikan tanda peringatan melalui sirine hingga seluruh pekerja berlari keluar menyelamatkan diri.

Saat itu diketahui para karyawan masih dalam posisi bekerja shift pagi hingga sore.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Warga Tak Terprovokasi Bentrokan di Maluku Tengah, MUI: Bukan Konflik Agama

Minta Warga Tak Terprovokasi Bentrokan di Maluku Tengah, MUI: Bukan Konflik Agama

Regional
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mencuat di Salah Satu Kampus di Jateng, Korbannya Mahasiswa Bidikmisi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mencuat di Salah Satu Kampus di Jateng, Korbannya Mahasiswa Bidikmisi

Regional
17 Korban Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, 14 di Antaranya Pekerja Karaoke Double O

17 Korban Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, 14 di Antaranya Pekerja Karaoke Double O

Regional
Oknum PNS yang Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat di Ketapang Jadi Tersangka

Oknum PNS yang Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat di Ketapang Jadi Tersangka

Regional
Jelang Imlek, Kelenteng di Palembang Mulai Lakukan Tradisi Cuci Patung Dewa

Jelang Imlek, Kelenteng di Palembang Mulai Lakukan Tradisi Cuci Patung Dewa

Regional
Dokter Pencampur Sperma ke Makanan Istri Teman Divonis 6 Bulan Penjara

Dokter Pencampur Sperma ke Makanan Istri Teman Divonis 6 Bulan Penjara

Regional
Kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak Meningkat, 2 Sampel Probable Omicron

Kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak Meningkat, 2 Sampel Probable Omicron

Regional
Ibu dan 4 Anak Sudah 2 Hari Tidak Makan, Wali Kota Bengkulu Kirim Bantuan

Ibu dan 4 Anak Sudah 2 Hari Tidak Makan, Wali Kota Bengkulu Kirim Bantuan

Regional
Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Pemkab Rembang: Kami Belum Tahu Konsep dan Rumusannya

Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Pemkab Rembang: Kami Belum Tahu Konsep dan Rumusannya

Regional
Sambut Imlek, Umat Khonghucu di Banyumas Gelar Jamasan Patung Dewa dan Keris

Sambut Imlek, Umat Khonghucu di Banyumas Gelar Jamasan Patung Dewa dan Keris

Regional
Harimau Muncul dan Menyerang Sapi Milik Warga di Mukomuko

Harimau Muncul dan Menyerang Sapi Milik Warga di Mukomuko

Regional
Prabowo Disebut Macan Mengeong, Gerindra Solo Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Prabowo Disebut Macan Mengeong, Gerindra Solo Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Regional
4 Tahanan Polsek Gunungasri Lombok Barat Kabur, 3 di Antaranya Sudah Ditangkap

4 Tahanan Polsek Gunungasri Lombok Barat Kabur, 3 di Antaranya Sudah Ditangkap

Regional
15 TKI dari Malaysia Masuk via Entikong Kalbar Positif Covid-19

15 TKI dari Malaysia Masuk via Entikong Kalbar Positif Covid-19

Regional
Polda Banten Sebut Penghentian Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental Prematur dan Salahi Aturan

Polda Banten Sebut Penghentian Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental Prematur dan Salahi Aturan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.