Jumlah Pengangguran Terbuka di Jabar Capai 2,1 Juta Orang

Kompas.com - 16/08/2021, 22:13 WIB
Ilustrasi pekerja. shutterstockIlustrasi pekerja.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jumlah angkatan kerja di Jawa Barat mencapai 21 juta. Dari jumlah itu, sebanyak 8,92 persennya masuk ke dalam tingkat pengangguran terbuka.

Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Hendra Kusuma Sumantri mengatakan, sebelum pandemi, tingkat pengangguran terbuka di Jabar sebesar 7,9 persen.

"Lalu naik menjadi 10 persen di 2020 dan mengalami penurunan di 2021 menjadi 8,92 persen. Jumlah pengangguran terbuka di Jabar sekitar 2,1 juta orang," ujar Hendra kepada Kompas.com di Bandung, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Jepang Buka Kesempatan untuk 345.000 Pekerja Asing, Disnakertrans Jabar Genjot Program SSW

Hendra menjelaskan, penurunan yang terjadi dalam setahun ini disebabkan banyaknya intervensi yang dilakukan pemerintah termasuk hasil inovasi masyarakat.

Jumlah itu, harus terus diturunkan. Sesuai pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, pada 2023, pihaknya menargetkan penurunan angka pengangguran menjadi 6,96 persen.

Caranya dengan menggenjot tiga program. Yaitu buruh juara, migran juara, dan milenial juara. Tiga program ini dijalankan oleh sejumlah dinas.

Baca juga: Ridwan Kamil: Proyek Investasi Jabar Selatan Diperkirakan Rp 7,9 Triliun

Seperti program petani milenial, dikerjakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar.

Salah satu program yang digenjot olehnya adalah migran juara. Pihaknya tengah menyusun skema Jabar Migrant Service Center (JMSC).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian 1 Korban Hilang Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dihentikan

Pencarian 1 Korban Hilang Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dihentikan

Regional
Padang Panjang Belum Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Vaksin Belum Tiba

Padang Panjang Belum Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Vaksin Belum Tiba

Regional
Viral Penjualan Rumah untuk WNA di Karimunjawa, Tak Masuk Taman Nasional hingga Berizin Hotel dan Villa

Viral Penjualan Rumah untuk WNA di Karimunjawa, Tak Masuk Taman Nasional hingga Berizin Hotel dan Villa

Regional
Sosok Imayanti, Istri Bandar Narkoba yang Disebut Suap Pejabat Polisi di Medan Rp 300 Juta

Sosok Imayanti, Istri Bandar Narkoba yang Disebut Suap Pejabat Polisi di Medan Rp 300 Juta

Regional
Dianggap Tidak Taat Bayar Pajak, Warung Bakso di Magelang Dipasang Banner Peringatan

Dianggap Tidak Taat Bayar Pajak, Warung Bakso di Magelang Dipasang Banner Peringatan

Regional
UU IKN Disahkan, Ini Permintaan Pemprov Kaltim ke Pemerintah Pusat

UU IKN Disahkan, Ini Permintaan Pemprov Kaltim ke Pemerintah Pusat

Regional
Kali Apur Meluap, 27.201 Jiwa di 10 Desa Karawang Terdampak Banjir

Kali Apur Meluap, 27.201 Jiwa di 10 Desa Karawang Terdampak Banjir

Regional
Gadis 14 Tahun di Bolsel Dicekoki Miras Cap Tikus dan Dicabuli 2 Pria

Gadis 14 Tahun di Bolsel Dicekoki Miras Cap Tikus dan Dicabuli 2 Pria

Regional
Sumpah Palapa: Isi, Sebab Diucapkan, dan Munculnya Kata Nusantara

Sumpah Palapa: Isi, Sebab Diucapkan, dan Munculnya Kata Nusantara

Regional
Kasus Oknum Anggota TNI Pukul Warga di Sikka Berujung Damai, Pelaku Tetap Diproses Hukum

Kasus Oknum Anggota TNI Pukul Warga di Sikka Berujung Damai, Pelaku Tetap Diproses Hukum

Regional
Warga Padang Gugat Presiden Jokowi Terkait Utang Pemerintah RI Rp 60 M Sejak Tahun 1950

Warga Padang Gugat Presiden Jokowi Terkait Utang Pemerintah RI Rp 60 M Sejak Tahun 1950

Regional
Kapolres Kendal Iming-imingi Anak Naik Moge Bila Mau Vaksin Dosis 2

Kapolres Kendal Iming-imingi Anak Naik Moge Bila Mau Vaksin Dosis 2

Regional
Takut Merugi, Sejumlah Pedagang di Palembang Belum Turunkan Harga Minyak Goreng

Takut Merugi, Sejumlah Pedagang di Palembang Belum Turunkan Harga Minyak Goreng

Regional
Pemkot Ambon Dikritik karena Jadikan Vaksinasi Anak sebagai Syarat PTM

Pemkot Ambon Dikritik karena Jadikan Vaksinasi Anak sebagai Syarat PTM

Regional
Ganjar Kembali Beri Bantuan Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Kader PDIP Banjarnegara: Terima Kasih Sekali Pak

Ganjar Kembali Beri Bantuan Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Kader PDIP Banjarnegara: Terima Kasih Sekali Pak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.