Kompas.com - 22/11/2021, 06:21 WIB
Sejumlah anak bermain di genangan banjir di Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (19/11/2021). ANTARA/HOSejumlah anak bermain di genangan banjir di Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (19/11/2021).

ACEH TIMUR, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyatakan, banjir yang sebelumnya merendam ratusan rumah di tiga gampong atau desa, kini mulai surut.

"Banjirnya sudah surut, aktivitas warga juga sudah mulai normal kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi seperti dikutip dari Antara, Minggu (22/11/2021).

Baca juga: Ratusan Rumah di Aceh Timur Terendam Banjir

Meskipun demikian, menurut Ashadi, curah hujan masih tinggi.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat, terutama di sepanjang daerah aliran sungai untuk tetap waspada terhadap banjir.

“Bagi masyarakat yang rumahnya di pinggir sungai tetap berhati-hati. Jika sungai meluap, maka segera mencari tempat yang paling aman,” kata Ashadi.

Sebelumnya, ratusan rumah di tiga gampong atau desa di Kecamatan Indra Makmur terendam banjir akibat hujan deras yang melanda daerah itu.

Ketinggian air berkisar 20 hingga 50 sentimeter.

"Namun tidak ada laporan gelombang pengungsian. Warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing. Ketinggian air hingga setengah meter," kata Ashadi.

Baca juga: Banjir di Aceh Utara Meluas, Bertambah Jadi 14 Lokasi Pengungsian

Ashadi mengatakan, berdasarkan data sementara, banjir terjadi di Desa Julok Rayeuk Selatan dengan korban terdampak mencapai 260 jiwa atau 52 kepala keluarga (KK).

Selanjutnya, di Desa Alue Le Mirah dengan korban terdampak mencapai 265 jiwa atau 65 KK.

Kemudian di Desa Jambo Lubok dengan korban terdampak mencapai 915 jiwa atau 183 KK.

Ashadi mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan banjir di Kecamatan Indra Makmur dan beberapa titik lain yang berpotensi terjadi banjir di Kabupaten Aceh Timur.

"Kami siaga di posko bencana. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial terkait penyaluran bantuan jika sewaktu-waktu terjadi pengungsi,” kata Ashadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Regional
Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Regional
Hanya 6 Hari! Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Minyak Goreng Murah di Padang Januari 2022

Hanya 6 Hari! Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Minyak Goreng Murah di Padang Januari 2022

Regional
Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Regional
Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Regional
Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta

Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta

Regional
Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Regional
Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Regional
Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Regional
Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Regional
Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Regional
Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Regional
Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Regional
Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Regional
Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.