Kompas.com - 21/11/2021, 21:31 WIB

KOMPAS.com - Seorang warga negara asing (WNA) berinisial AL (47) ditangkap oleh polisi.

Pria tersebut diduga menganiaya istrinya, S (21), hingga tewas.  

Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (20/11/2021).

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Cianjur AKP Septiawan Adi Prihartono mengatakan, pelaku ditangkap di bandara.

Baca juga: Istri di Cianjur Tewas di Tangan Suaminya asal Timteng, Dianiaya dan Disiram Air Keras

Kala itu, AL hendak kabur ke negara asalnya, Arab Saudi.

"Pelaku merupakan WNA, kami tangkap di Bandara Soekarno Hatta tujuh jam setelah kejadian. Kalau TKP-nya sendiri di rumah korban, dini hari kemarin," ujar Adi, Minggu (21/11/2021).

Usai diringkus, pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

"Untuk sementara motif pelaku ini sakit hati. Tapi, sakit hati karena apa, masih kami dalami," ucapnya.

Baca juga: Kasus Anggota DPRD Aniaya Istri Siri di Mempawah Berujung Damai

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun GOR Mangkrak Tanpa Laporan Pertanggungjawaban, 3 Mantan Perangkat Desa di Nunukan Ditahan

Bangun GOR Mangkrak Tanpa Laporan Pertanggungjawaban, 3 Mantan Perangkat Desa di Nunukan Ditahan

Regional
Kader Partai Demokrat di Bandung Dibacok 2 Pria di Depan Rumahnya

Kader Partai Demokrat di Bandung Dibacok 2 Pria di Depan Rumahnya

Regional
Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam, Penumpang LRT Palembang Dievakuasi

Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam, Penumpang LRT Palembang Dievakuasi

Regional
De Tjolomadoe: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

De Tjolomadoe: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Antisipasi PMK, Hewan Kurban di Solo Diperiksa di Tempat Penjualan

Antisipasi PMK, Hewan Kurban di Solo Diperiksa di Tempat Penjualan

Regional
Terancam Punah, 49 Tukik Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai

Terancam Punah, 49 Tukik Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai

Regional
Kasus Penyelundupan 22 Motor Bodong ke Maluku Utara, Diduga Ada Polisi yang Terlibat

Kasus Penyelundupan 22 Motor Bodong ke Maluku Utara, Diduga Ada Polisi yang Terlibat

Regional
Pemkot Pontianak Gerebek dan Tutup Sebuah Tempat Judi Mesin

Pemkot Pontianak Gerebek dan Tutup Sebuah Tempat Judi Mesin

Regional
Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta, Pemprov NTT: untuk Biaya Konservasi hingga Pengamanan

Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta, Pemprov NTT: untuk Biaya Konservasi hingga Pengamanan

Regional
Tolak Tambang Pasir Besi, Ratusan Warga Seluma Bengkulu Sempat Ancam Tidur di Kantor Gubernur

Tolak Tambang Pasir Besi, Ratusan Warga Seluma Bengkulu Sempat Ancam Tidur di Kantor Gubernur

Regional
Kronologi Peserta Mantra Summer Challange Hilang di Gunung Arjuno, Tim SAR Temukan Tanda 'SOS'

Kronologi Peserta Mantra Summer Challange Hilang di Gunung Arjuno, Tim SAR Temukan Tanda "SOS"

Regional
Lagi, Orangtua Siswa di Manokwari Geruduk Sekolah karena Anaknya Tidak Lolos Seleksi

Lagi, Orangtua Siswa di Manokwari Geruduk Sekolah karena Anaknya Tidak Lolos Seleksi

Regional
4 Fakta Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Benarkah Itu Sosok Nyata Si Anak Durhaka?

4 Fakta Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Benarkah Itu Sosok Nyata Si Anak Durhaka?

Regional
PLN Ungkap Penyebab Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam

PLN Ungkap Penyebab Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam

Regional
Pemkot Semarang Mengeluh Kekurangan Vaksin PMK

Pemkot Semarang Mengeluh Kekurangan Vaksin PMK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.