Kepada Hakim, Istri yang Dituntut 1 Tahun Penjara Sebut Suaminya Gemar Judi dan Berselingkuh

Kompas.com - 18/11/2021, 17:30 WIB
Valencya saat membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Karawang, Kamis (18/11/2021). KOMPAS.com/FARIDAValencya saat membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Karawang, Kamis (18/11/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com -Terdakwa Valencya membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Karawang, Jawa Barat, Kamis (18/11/2021).

Tak hanya, Valencya, penasihat hukum terdakwa juga membacakan pleidoi kepada majelis hakim.

Valencya yang didakwa dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis itu, Valencya menyebutkan bahwa suaminya tak hanya gemar mabuk, tetapi juga berjudi dan berselingkuh.

Baca juga: Aspidum Kejati Jabar Dimutasi Jadi Jaksa Fungsional, Imbas Tuntut Penjarakan Istri yang Omeli Suami Mabuk

"Saksi anak membenarkan bahwa Chan (suami terdakwa) kerap pulang dalam keadaan mabuk dan gemar judi dan main perempuan," kata penasihat hukum Valencya, Iwan Kurniawan, dalam persidangan.

Hal yang sama disampaikan Valencya.

Ia menyebutkan bahwa kebiasaan mabuk dan judi yang dilakukan Chan terbawa hingga saat pulang ke Indonesia pada 2005.

Baca juga: Istri Dituntut karena Marahi Suami Mabuk, Komnas Perempuan Sayangkan UU PKDRT Jadi Alat Kriminalisasi

Valencya mengaku bahwa dia awalnya mencoba mempertahankan pernikahan dengan harapan suaminya bisa berubah sikap.

"Juga main perempuan. Bahkan anak perempuan saya pernah menemukan pakaian perempuan di mobil Papanya," kata Valencya.

Ibu dua anak itu juga menyebutkan, Chan pernah bilang kepada putrinya bahwa lebih senang berada di luar rumah, karena bisa karaoke dan banyak bertemu perempuan.

"Hal ini juga yang membuat anak-anak kecewa dengan Papanya. Jadi saya tidak pernah mempersulit bertemu anak," ujar dia.

Baca juga: Anak dari Istri yang Dituntut Setahun Penjara karena Omeli Suami: Mama Tak Salah, Aku Ingin Papa Berubah

Valencya menyebutkan, ia menggugat cerai Chan lantaran sudah tak tahan dengan perilaku pria asal Taiwan itu.

Apalagi, pada Februari 2019, Chan meninggalkan rumah dan menelantarkan ia dan kedua anaknya.

"Namun saya malah dikriminalisasi. Habis gelap terbitlah teror," kata Valencya sambil terisak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Korban Keracunan Makanan di Lebak Mulai Membaik, Tersisa 2 Orang

Ratusan Korban Keracunan Makanan di Lebak Mulai Membaik, Tersisa 2 Orang

Regional
Duduk Perkara Bentrok di Sorong yang Mengakibatkan 18 Orang Tewas, Berawal Kesalahpahaman

Duduk Perkara Bentrok di Sorong yang Mengakibatkan 18 Orang Tewas, Berawal Kesalahpahaman

Regional
7 Hewan Endemik Indonesia, Tersebar dari Sumatera hingga Papua

7 Hewan Endemik Indonesia, Tersebar dari Sumatera hingga Papua

Regional
Sejak Wali Kota Eva Menjabat, Bandar Lampung Tidak Menerima Pegawai Honorer

Sejak Wali Kota Eva Menjabat, Bandar Lampung Tidak Menerima Pegawai Honorer

Regional
Ungkap Identitas 17 Orang Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, Polda Papua Barat Gandeng Mabes Polri

Ungkap Identitas 17 Orang Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, Polda Papua Barat Gandeng Mabes Polri

Regional
3 dari 8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ternyata Mantan TNI-Polri yang Dipecat

3 dari 8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ternyata Mantan TNI-Polri yang Dipecat

Regional
Jaksa Diduga Peras Kontraktor, Aliansi Antikorupsi Demo Tuntut Kajati NTT Dicopot

Jaksa Diduga Peras Kontraktor, Aliansi Antikorupsi Demo Tuntut Kajati NTT Dicopot

Regional
Geng Motor Teror Warga Kota Jambi, Polisi: Kami Beri Tindakan Tegas Terukur

Geng Motor Teror Warga Kota Jambi, Polisi: Kami Beri Tindakan Tegas Terukur

Regional
Demi Vaksinasi Covid-19, Warga DM Instagram Wali Kota Salatiga

Demi Vaksinasi Covid-19, Warga DM Instagram Wali Kota Salatiga

Regional
6 Pahlawan Nasional yang Namanya Menjadi Nama Jalan, Ada Sudirman hingga Imam Bonjol

6 Pahlawan Nasional yang Namanya Menjadi Nama Jalan, Ada Sudirman hingga Imam Bonjol

Regional
Penipuan Bermodus Penjualan Sembako Fiktif di Medsos, Korban Rugi hingga Rp 600 Juta

Penipuan Bermodus Penjualan Sembako Fiktif di Medsos, Korban Rugi hingga Rp 600 Juta

Regional
Bus Terjun ke Parit hingga Terbalik, Belasan Penumpang Luka-Luka

Bus Terjun ke Parit hingga Terbalik, Belasan Penumpang Luka-Luka

Regional
Kronologi Oknum PNS Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat

Kronologi Oknum PNS Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat

Regional
Sopir Angkot Mabuk Seruduk 2 Motor dan Mobil di Ambon, 1 Pengendara Tewas

Sopir Angkot Mabuk Seruduk 2 Motor dan Mobil di Ambon, 1 Pengendara Tewas

Regional
Kasus Omicron di Banten Didominasi Transmisi Lokal

Kasus Omicron di Banten Didominasi Transmisi Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.