Tidak Tutup Makam Bung Karno Selama Natal dan Tahun Baru, Ini Penjelasan Wali Kota Blitar

Kompas.com - 16/11/2021, 11:24 WIB
Wali Kota Blitar Santoso menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Pemerintah Kota Blitar, Kamis (28/10/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIWali Kota Blitar Santoso menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Pemerintah Kota Blitar, Kamis (28/10/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Wali Kota Blitar Santoso menyatakan, tidak akan ada penutupan destinasi wisata termasuk Makam Presiden Soekarno selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun, kata dia, Satgas Covid-19 akan melakukan pengawasan ketat disiplin protokol kesehatan dan penerapan aplikasi PeduliLindungi.

"Kalau penutupan tidak ada. Hanya pengaturan dan pengawasan," ujar Santoso, Selasa (16/11/2021).

"Karena kami sudah sepakat, konsensus, bagaimana kami menjalani new normal life menghadapi Covid-19 ini," tambah dia.

Baca juga: Apa Kurang Gaji Polisi dari Negara, Ini Ambil Uang dari Klien Saya

Menurut Santoso, dengan fase new normal hampir tidak ada pembatasan kegiatan masyarakat agar roda ekonomi juga dapat mulai berputar normal kembali.

Namun, pendekatan new normal dalam menghadapi Covid-19 harus dibarengi dengan jaminan bahwa protokol kesehatan dipatuhi dengan baik.

"Jadi kini kita harus bisa akrab, berdampingan dengan Covid-19 tapi tetap waspada," ujar dia.

Pesan Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, kata Santoso, mewanti-wanti agar Satgas Covid-19 Kota Blitar waspada menghadapi libur Nataru.

Hal itu disampaikan Luhut, kata Santoso, terkait peran Kota Blitar yang dijadikan daerah percontohan dalam memulai apa yang ia sebut dengan hidup baru bersama Covid-19.

"Beliau betul-betul mewanti-wanti bagaimana khususnya kota Blitar yang dijadikan 'role model' itu tetap bisa menjaga," ujar Santoso.

 

Pada Kamis (11/11/2021) pekan lalu, Santoso diundang makan siang oleh Luhut di kantornya di Jakarta ditemani Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan dan Komandan Kodim 0807/Blitar Letkol (Inf) Didin Nasruddin Darsono.

Menurut Santoso, menghadapi libur panjang Nataru Kota Blitar memiliki titik rawan terjadinya penularan Covid-19 berupa keberadaan Makam Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit.

Santoso mengatakan, Makam Bung Karno dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah sehingga harus diawasi dengan ketat terutama menjelang Nataru ketika akan terjadi peningkatan pengunjung.

Baca juga: Wali Kota Blitar Bantah Menghindari Ganjar di Makam Bung Karno

"Karena (pengunjung) dari berbagai daerah kita tidak tahu mungkin dari daerahnya sudah membawa virus. Makanya khusus di obyek wisata Makam Bung Karno ini akan kami jaga ketat," ujar dia.

Meski demikian, dia menegaskan tidak akan ada penutupan destinasi wisata di Kota Blitar selama libur Nataru.

Santoso menuturkan, hal itu merupakan konsekuensi dari kesepakatan cara menghadapi pandemi Covid-19 yang tercermin dari istilah new normal life.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Kucing, Mobil Boks Pengantar Paket Terjun ke Sungai

Hindari Kucing, Mobil Boks Pengantar Paket Terjun ke Sungai

Regional
Seorang Perempuan di Bima Tewas Tersengat Listrik Saat Masuk Kamar Mandi, Begini Kronologinya

Seorang Perempuan di Bima Tewas Tersengat Listrik Saat Masuk Kamar Mandi, Begini Kronologinya

Regional
Cerita Ibu di Semarang, Habiskan Deposito Rp 1,25 Miliar hingga Bunuh Anaknya di Kamar Hotel

Cerita Ibu di Semarang, Habiskan Deposito Rp 1,25 Miliar hingga Bunuh Anaknya di Kamar Hotel

Regional
Curi Ponsel dan Uang Rp 5 Juta untuk Judi 'Online', Seorang Residivis Ditangkap di Babel

Curi Ponsel dan Uang Rp 5 Juta untuk Judi "Online", Seorang Residivis Ditangkap di Babel

Regional
Tim SAR Gabungan Dikerahkan untuk Evakuasi 784 Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata

Tim SAR Gabungan Dikerahkan untuk Evakuasi 784 Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata

Regional
7 SMA Terbaik di Medan Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

7 SMA Terbaik di Medan Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Regional
Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Regional
4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

Regional
Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Regional
Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Regional
8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Regional
KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

Regional
Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.