Ratusan Ojol Geruduk Mie Gacoan Yogyakarta, Diduga Salah Paham dan Komentar Wawali

Kompas.com - 14/11/2021, 19:31 WIB
suasana halaman depan restoran mie setelah digeruduk ojol, police line masih terpasang di pagar restoran, Minggu (14/11/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOsuasana halaman depan restoran mie setelah digeruduk ojol, police line masih terpasang di pagar restoran, Minggu (14/11/2021)

KOMPAS.com - Ratusan driver ojek online (ojol) di Kota Yogyakarta menggeruduk Restoran Mie Gacoan.

Insiden tersebut sempat terekam dan videonya viral di media sosial dan menuai komentar warganet.

"Intinya hanya salah paham aja antara pihak ojol dengan karyawan yang ada di Mie Gacoan," kata Kapolsek Gondokusuman Kompol Surahman saat dihubungi wartawan, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Begini Awal Mula Sanusi di Blitar Buka Biro Jodoh, Kisahnya Viral di TikTok

Pemkot angkat bicara

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi juga turut menanggapi insiden tersebut.

Heroe menilai, insiden yang tidak baik iu bisa menjadi pelajaran bagi para pengelola resto lainnya.

Khususnya, resto yang melayani pembelian secara online maupun offline. Menurutnya, pihak restoran bisa mengelola antrean dengan lebih baik.

"Kita minta seluruh tenan, atau mitra pembelian makanan semacam itu, agar mengelola antrean lebih baik. Supaya tidak menimbulkan persoalan pada urutan, dan segala macam seperti itu ya," ujarnya kepada TribunJogja.com, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Video Viral Mie Gacoan Yogyakarta Digeruduk Ratusan Ojol, Ini Penjelasan Polisi

Tak ada kontak fisik

Tangkapan layar video pernyataan dari kru Mie Gacoan Kotabaru dengan driver Grab terkait keributan di Yogyakarta.Grab Tangkapan layar video pernyataan dari kru Mie Gacoan Kotabaru dengan driver Grab terkait keributan di Yogyakarta.
Kapolsek Gondokusuman memastikan, tidak ada tindakan fisik dari pihak karyawan maupun ojol. Permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak sudah sepakat, kalau ada barang yang rusak itu dari manajemen sudah terima keadaan sebagai bentuk ketidakpuasan dari pelanggan. Artinya ada solusi yang sama-sama baik antara ojol dan manajemen restoran," ujar dia.

Namun demikian, kata Surahman, restoran Mie Gacoan untuk sementara tidak beroperasi.

"Untuk sementara memang belum operasi lagi, karena kan masih proses pembenahan kami dengan muspika untuk sementara sambil berbenah masih ditutup dulu," katanya.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Dony Aprian)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Trending, Ini Fakta Keributan di Resto Mie Gacoan Jogja: Digeruduk Ratusan Ojol, Pemkot Buka Suara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Maluku: Apa Pun Alasannya, Masyarakat Tidak Boleh Pegang Senjata, Ini Sangat Berbahaya

Kapolda Maluku: Apa Pun Alasannya, Masyarakat Tidak Boleh Pegang Senjata, Ini Sangat Berbahaya

Regional
Polisi Buru Otak Pelaku Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di Bogor

Polisi Buru Otak Pelaku Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di Bogor

Regional
3 Prajurit Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Bantah Ada Upaya Provokasi: Kami Diserang

3 Prajurit Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Bantah Ada Upaya Provokasi: Kami Diserang

Regional
Sebuah Rumah di Grobogan Meledak, Diduga akibat Petasan

Sebuah Rumah di Grobogan Meledak, Diduga akibat Petasan

Regional
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Kejar Anggota KKB Penembak 3 Prajurit TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Kejar Anggota KKB Penembak 3 Prajurit TNI

Regional
Soal Bentrokan di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Ini Tidak Ada Kaitan Sama Sekali dengan Isu SARA

Soal Bentrokan di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Ini Tidak Ada Kaitan Sama Sekali dengan Isu SARA

Regional
Polisi Korban Bentrok di Maluku Tengah Akan Dirujuk ke RS di Jakarta

Polisi Korban Bentrok di Maluku Tengah Akan Dirujuk ke RS di Jakarta

Regional
2 Wanita di Solo Diciduk di Kamar Indekos, Diduga Lakukan Prostitusi Online

2 Wanita di Solo Diciduk di Kamar Indekos, Diduga Lakukan Prostitusi Online

Regional
3 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Jenderal Andika Perkasa: Mereka Harus Membayarnya

3 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Jenderal Andika Perkasa: Mereka Harus Membayarnya

Regional
Tim DVI Polri Lakukan Olah TKP Kebakaran di Double O Sorong

Tim DVI Polri Lakukan Olah TKP Kebakaran di Double O Sorong

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2022

Regional
Polres Kendal Musnahkan 300 Knalpot Brong yang Mengganggu Masyarakat

Polres Kendal Musnahkan 300 Knalpot Brong yang Mengganggu Masyarakat

Regional
Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Regional
144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.