Kompas.com - 14/11/2021, 18:30 WIB

KARAWANG, KOMPAS.com - Partai Nasdem dipastikan akan mengusung Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh sebagai calon bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

"Kita menargetkan dua hal yang pertama adalah tujuh kursi Nasdem di Karawang dan yang kedua adalah membawa haji Aep menjadi bupati," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa, saat meresmikan kantor baru DPD Nasdem Karawang di kawasan Grand Taruma Karawang, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Solid Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Jatim: Mustahil Usung Nama Lain 

Menurut Saan, gedung DPD Nasdem Karawang bakal menjadi bagian bangunan bersejarah.

Pertama dalam HUT Ke-11 Nasdem dan dalam peresmian gedung itu, pihaknya mendeklarasikan Aep Syaepuloh menjadi calon bupati 2024.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Karawang Dian Fahrud Jaman mengatakan, akan melaksanakan perintah Saan Mustopa.

"Haji Aep adalah bagian dari keluarga Nasdem karena dari awal sampai saat ini nasdem konsisten mengusung Haji Aep," kata Dian.

Dian menyebutkan, Nasdem Karawang akan segera memanaskan mesin partai untuk menyongsong Pemilu 2024.

"Karena Pemilu atau pun Pilkada 2024 itu waktunya sebentar lagi, kita akan siapkan untuk memanaskan mesin partai,'"katanya.

Baca juga: PPP Jember Bergejolak, 25 Pengurus PAC Gelar Deklarasi Tandingan Dukung Ketua DPC

Sementara itu, Aep Syaepuloh mengaku siap jika di 2024 mendatang, Nasdem mengusungnya sebagai calon bupati.

"Alhamdulillah kita bersyukur kalau misalkan didukung saya pasti siap. Akan tetapi kan kita kembalikan lagi kepada masyarakat karena ini masih panjang," kata Aep yang kini duduk sebagai Wakil Bupati Karawang itu.

Hanya saja, Aep mengaku saat ini tengah fokus bekerja untuk masyarakat.

Menurutnya, yang berhak menilai adalah masyarakat. Adapun dukungan dari Partai Nasdem menjadi penyemangat baginya.

"Kita berbuat dulu, bekerja dulu karena masyarakat yang menilai," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Polisi Saat Ditangkap, Bandit Motor Menyerah Ketika Ditembak

Tabrak Polisi Saat Ditangkap, Bandit Motor Menyerah Ketika Ditembak

Regional
Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Regional
Kompolnas: Apapun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Kompolnas: Apapun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Regional
Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Regional
Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Regional
Cerita Bocah SD Menangis Saat Dihentikan Polisi karena Naik Motor, Tak Berani Pulang, Takut Dimarahi Ayah

Cerita Bocah SD Menangis Saat Dihentikan Polisi karena Naik Motor, Tak Berani Pulang, Takut Dimarahi Ayah

Regional
Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Regional
Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Regional
Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Regional
Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Regional
Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Regional
Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Regional
Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Regional
Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Regional
Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.